Selasa, 11 September 2018

author photo
wisata ke singapura - jejak bede

JejakBeDe - Singapura merupakan negara terdekat yang menjadi tujuan wisata utama masyarakat kita. Negara kecil namun dengan tingkat ekonomi jauh di atas kita. Bagi kalangan papan atas wisata Singapura berarti ke surga belanja. Bagi saya berwisata ke Singapura hanya bisa nebeng tugas kantor.

Sebagaimana cerita saya Berkunjung ke Istanbul - Turki, Kota Dua Benua , padatnya jadwal acara  "tugas negara" pastinya membuat sesi wisata ke Singapura hanya bisa dilakukan pada malam hari. Paling tidak satu lembaran paspor telah ditempeli cap imigrasi Singapura. Hehe. Wisata ke Singapura eh tugas negara ini berlangsung selama seminggu sudah termasuk hari pergi - pulang ke tanah air.

Tugas negara yang dibebankan ke pundah saya.. tsaaaah, merupakan agenda rutin kantor tingkat Asean dua kali setahun dengan tuan rumah bergiliran dari semua negara di Asean. Dari Indonesia kami berdua dari lembaga yang sama namun beda provinsi, lainnya akademisi dan perwakilan beberapa instansi terkait di Indonesia.

Saya dan teman dari provinsi lain tersebut bertemu di Bandara Changi tentunya karena beda penerbangan. Saya dengan Singapore Airlines dari Lombok dan dia dengan Garuda dari Jambi.

Bandara Changi - Wisata Singapura
Gate kedatangan Bandara Changi

Oleh panitia kami diinapkan di Concorde Hotel yang terletak di Orchard Road Singapura. Orchard Road sendiri adalah sebuah jalan yang menjadi tujuan wisata di Singapura. Mirip Malioboro di Yogyakarta, tentunya lebih megah.

Keren bukan, tugas negara berada di salah satu tujuan wisata Singapura. Jika banyak wisatawan lain harus mengagendakan waktu tersendiri, kami selama lima hari lebih berada di Orchard Road. 

Agenda acara hari pertama dan kedua berupa training pre-Forum, dilaksanakan di ERC Institute Singapore di 30 Prinsep Street, jaraknya kurang lebih dua kilometer dari tempat menginap. Dari hotel kami diangkut dengan bis oleh panitia. Namun karena ingin menikmati suasana Orchard Road, pulangnya kami memilih jalan kaki.

Wisata Singapura - 30 Prinsep Street
Suasana 30 Prinsep Street Singapura
Dalam perjalanan ke arah hotel kita akan menyusuri Orchard Road, dengan melewati beberapa mall, salah satunya Plaza Singapore. Plaza Singapore menyatu dengan stasiun  Dhoby Ghaut MRT Interchange yang menghubungkan hampir semua rute MRT di Singapura dengan tiga jalur persimpangan.

Wow banget liat jalur kereta dalam tanah dengan tiga jalur pada ketinggian/kedalaman yang berbeda.

wisata singapura - Plaza Singapore
Plaza Singapore dari arah Orchard Road

Hari ketiga dan keempat tugas negara di Singapura berupa sesi presentasi yang dilakukan di Center for Climate Research Singapore. Masing-masing perwakilan negara Asean memaparkan kondisi dan prakiraan iklim di negaranya masing-masing ditambah presenter dari lembaga Cuaca dan Iklim dunia seperti dari JMA Jepang, KMA Korean, Met Office Inggris, BoM Australia, dan NOAA AS. 

Wisata singapura - presentasi
I hope they were able to understand what I said.. wkwkwk
Pada sesi ini saya berharap para ahli iklim dunia yang hadir ngerti apa yang saya sampaikan. Hehe. Ada sedikit kecelakaan kecil pada saat saya presentasi, kacamata ketinggalan di hotel, jadi saya tidak bisa membaca contekan naskah yang sudah saya siapkan. So bahasa tarzan cukup membantu. 

Sesi Wisata di Singapore

Karena hanya punya waktu setelah pukul 5 sore jadinya sesi wisata di Singapura sedapatnya saja. Kami hanya sempat ke Bugis Street dan Merlion Park. Dua lokasi ini ditambah Orchard Street sudah cukup mewakili jika kami pernah berwisata ke Singapura. Hehehe

Bugis street merupakan tempat untuk berburu buah tangan murah saat berwisata di Singapore. Berbagai cindera mata tersedia di sini dengan harga terjangkau namun berkualitas.  Kami bersama teman  peserta dari  Thailand naik MRT dari Stasiun Orchard. Perjalanan  sekali transit di Stasiun City Hall lalu berpindah perjalanan dengan naik MRT East West Line (garis hijau) hingga mencapai Stasiun Bugis. 

Rute MRT ke Bugis Street

Stasiun MRT Bugis terletak di bagian bawah Bugis Juction. Kita harus naik ke atas kemudian ke luar dari Bugis Junction untuk mencapai area Bugis Street. Akan terlihat tulisan “Bugis Street” yang menyala terang seolah menyambut kita yang datang berkunjung. 

Pintu masuk Bugis Street Singapura
Di dalam kawasan Bugis Street, kita akan menemukan berbagai souvenir lucu khas Singapura seperti gantungan kunci, kaus, pulpen, magnet kulkas, dompet, tas  hingga  berbagai snack seperti coklat dan biskuit.

Suasana di Bugis Street Singapura

Besok malamnya sebelum kembali ke tanah air kami sempatkan ke Merlion Park yang merupakan simbol wisata Singapura yang paling terkenal. Dengan MRT kami turun di Raffles Station kemudian berjalan menyusuri pinggiran sungai menuju Merlion Park. Dari arah sini kita bisa melihat Marina Bay Sands Sky park Singapura.

Gedung Marina Bay Sands ini merupakan gedung hotel berperahu pada bagian atasnya yang juga menjadi landmark Singapore. Wisata ke Singapore cukup puaslah memandang ini.

Wisata Singapura - Marina Bay Sands Sky Park
Penampakan Marina Bay Sands Sky park Singapura

Wisata Singapura - Marina Bay Sands Sky Park
Kecapean jalan, rehat sejenak

Merlion Park Singapura - wisata Singapura
Merlion Park Singapura

Salah satu daya tarik jika kita berada di sekitar Merlion Park adalah "Wonder Full—Light & Water Spectacular"  yang merupakan perpaduan atraksi air mancur dan permainan cahaya laser. Atraksi ini hanya pada jam tertentu saja.

Atraksi air mancur dan laser

Begitulah melaksanakan tugas negara sambil berwisata di Singapura. Tugas tuntas, wisata sedapatnya dan oleh-oleh cukup untuk kolega dan keluarga.

This post have 12 komentar

Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel yah. Mohon maaf spam dan link aktif akan dihapus.
Terima kasih sobat...👍👍👍

  1. Masih bermimpi bisa kerja sambil wisata, keren aja gitu. Apalagi di zaman sekarang orang-orang banyak berlomba-lomba mencari pengalaman baru, bukan sekedar isi feeds instagram hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah segera terwujud mba. Aamiiin

      Hapus
  2. Saya juga seneng banget kalo dapet dinas luar kota (belum pernah sih dapet yang keluar negeri, ahahha).
    Sambil menyelam minum air :))
    Kan lumayan ya akomodasinya dibayarin kantor, wkkwkwkw :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas Hans. Walopun kadang waktunya mepet2

      Hapus
  3. Penasaran dengam materi presentasinya, kondisi iklim di Indonesia saat ini seperti apa.

    Kalau bisa tugas dpt bonus jalan-jalan, saya mah gak usah saja.


    Gak usah ditanya dua kali maksudnya. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Atau disuruh jalan2 sambil ngerjain tugas gmn mba :)

      Hapus
  4. Kadang improvisasi juga diperlukan dalam presentasi hehehe. Kebayang bahasa tarzan gimana itu bang ?

    BalasHapus
  5. Wah mantap jiwa nih,,,enak juga kerja sambil jalan jalan hehehe,,,sambil menyelam minum air hhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mas Eko. Meski waktunya mepeeeeet

      Hapus
  6. Kalau baca-baca kayak gini, jadi pengen balik kerja, menata karir sebaik mungkin, terus ditabok si bayi baru tersadar wkwkwkwkw

    Asyik banget ya bisa kerja sambil jalan-jalan.
    Dulu saya mah cemen, bahkan disuruh ke proyek sendiri aja ogah, takut.
    Apalagi sampai ke luar kota, dasar cemen hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah semua punya target masing2 kan yah. Semua pilihan ada konsekuensinya 😏

      Saya yakin itu sudah yang terbaik ut mb Rey n keluarga.


      *ngomong apa saya barusan hehehe

      Hapus
Next article Next Post
Previous article Previous Post