-->

Pengalaman Ngekost Dua Pekan di Hotel Hilton Bhosporus Istanbul Turki

Desember 18, 2020
Jejakbede.online - Tinggal selama dua pekan meski di hotel akan terasa sama aja kayak ngekost.

Walapun Hotel Hilton Bhosporus di Istanbul ini berbintang lima, mencuci dan menyeterika baju menjadi aktivititas yang dijalani sehari-hari.

Selama 14 hari, karena saya bukan anak sultan jadi gak mungkin pakaian dicuci ke jasa binatu hotel. Ntar bisa nombok biaya perjalanan dinasnya.
Cuci baju sendiri, gosokpun sendiri dengan fasilitas setrika dari hotel

Alkisah. beberapa tahun lalu, saya mendapat kepercayaan bos besar untuk mengikuti training di Istanbul. Dari Indonesia saya berdua dengan kolega saya di kantor pusat Jakarta.
Dokumentasi bersama peserta training dari berbagai benua di depan Hotel Hilton Boshporus

Total menginap di Hotel Hilton Istanbul ini sekitar 12 malam. Jika dihitung dengan waktu tempuh perjalanan, total 14 hari saya meninggalkan tanah air.

Selama training, sarapan sudah masuk dalam layanan hotel. Untuk makan siang disediakan oleh panitia. 

Makan malam, kami diberikan dalam bentuk uang yang terakumulasi pada uang saku harian. Jadi peserta dibebaskan mencari makan sesuai selera.



Tentang Hotel Hilton Bhosporus Istanbul Turki

Bhosporus adalah nama selat yang memisahkan Turki wilayah Eropa dan Asia. Istanbul adalah kota di Turki yang berada bagian Eropa.
Bagian depan Hotel Hilton Bhosporus

Hotel Hilton Bhosporus berada di bukit kecil di jantung kota Istanbul. Karena berada di ketinggian, pemandangan dari hotel cukup mempesona. 

Selain itu letaknya cukup strategis karena dekat dengan Taksim Square yang seperti alun-alun taman Monas di Jakarta. Di sini terdapat akses bis ke semua jurusan di Istanbul.

Dari hotel ini juga kita bisa berjalan kaki saja ke dermaga kapal wisata yang melayani tur di Selat Bhospours hingga Laut Mati.

Selat Bhosporus memang menghubungkan Laut Mati di sebelah timur dengan Laut Marmara di sebelah barat Turki.

Jika kita memandang ke arah selat tersebut dari Hotel Hilton, maka yang terlihat di seberang selat adalah daratan yang merupakan bagian Benua Asia.
Hotel Hilton Istanbul dari arah utara. Dikejauhan adalah wilayah Turki yang berada di daratan Benua Asia | Foto: ttps://www3.hilton.com

Jadi memandang ke arah seberang sana seperti menatap jauh kampung halaman kita di sebelah tenggara Eropa.


Kamar dan Pemandangan

Bangunan Hotel Hilton Bhosporus memanjang timur-barat. Kamar-kamar pada bagian selatan akan mendapat view ke Selat Bhosporus.

Adapun kamar yang mengarah ke utara akan mendapat pemandangan kota Istanbul. Kedua view baik ke arah selat ataupun ke arah kota sama menariknya.

Saya kebetulan mendapat kamar kost di Hotel Hilton ini  yang mengarah ke selatan ke arah Selat Bhosporus.

Sayang posisinya pada lantai yang kurang tinggi, sehingga pemandangan ke arah selat masih terhalang pepohanan di taman belakang.
Balkon pada kamar kost saya di Hotel Hilton Istanbul

Pemandangan yang luas ke arah selat saya dapatkan dari lantai yang lebih tinggi pada aula tempat kami mengikuti materi selama di sini.
View ke arah Selat Bhosporus

Sayangnya pada malam hari kami tidak bisa mengakses ruang ini. Jatah menggunakannya sesuai jam belajar yaitu hanya sampai sekitar pukul 6 sore.


Room Amenities

Dari beberapa tipe kamar yang ditawarkan Hotel Hilton Bhosporus, seingat saya kami mendapat kamar tipe TWIN DELUXE ROOM WITH BOSPHORUS VIEW.
Kamar Twin Deluxe Room | Foto: ttps://www3.hilton.com

Kelengkapan yang utama ya balkon yang mengarah ke pemandangan selat, ranjang twin bed, TV layar datar, sebuah kursi sofa dan meja kerja kecil.
Bersama teman training dari Malaysia.
Tentang makanan dan buah di meja ceritanya ada pada bagian akhir blog ini

Kelengkapan lainnya adalah mesin kopi espreso dan sebuah setrika. Setrika inilah yang membuat nuansa ngekost jadi terasa. 

Kami memang mencuci pakaian dalam di kamar mandi hotel dan menjemurnya di kursi luar yang ada di balkon. Tenang... tenang, tidak terlihat kok dari arah luar. Jadi tidak mengganggu pemandanganπŸ˜‹.

Untuk pakaian sehari-hari sudah kami atur cukup untuk dua minggu tanpa harus mencuci. Pastinya saat pulang yang di koper adalah tumpukan pakaian kotor.
Kamar mandi | Foto: ttps://www3.hilton.com

Kamar mandi sendiri dilengkapi dengan sebuah bathtub yang sama sekali tidak saya pakai selama ngekost di sini. Saya sulit membedakan bettab dan betkover πŸ˜πŸ˜€πŸ˜€.


Fasilitas Lain

Layaknya hotel bintang lima, kolam renang, spa, sauna dan gym sudah pasti ada. Semua berada pada satu lantai yang sama.
Kolam renang pada Hotel Hilton Bhosporus | Foto: Pak Zaki

Saya hanya sekali berenang di sini, gak kuat lihat pemandangan bule-bule yang berenang dan berjemur di tepian kolam. Cukup ngelihat dari atas kamar saja😊.


Perbekalan dari Tanah Air

Saat itu kami tidak membawa beras dan rice cooker. Kata teman yang pernah mengikuti pelatihan yang sama, di Istanbul banyak restoran yang menyediakan nasi sebagai menu.

Saat sarapan di restoran hotel juga selalu ada nasi. Dan pada saat makan siang panitia juga menyediakan makanan ala buffe dengan nasi salah satu menu wajib.

Jadinya kami hanya membawa mie instan dan juga bubur instan. Jaga-jaga kalo malam tiba-tiba lapar.

Selama dua pekan ngekost di Hotel Hilton Bhosporus ini, di awal-awal makan malam kami paling sering di KFC yang isi  paketnya  ayam dan kentang saja. 

Sampai hotel tetap lanjut dengan mie instan karena kentang gak nendang di perut. Setelah tahu rumah makan yang menyedikan menu nasi, barulah makan malam kami terasa pas di lambung.

Selama ngekost, di luar jam pelatihan kemana saja? Lebih banyak di kamar ngerjain tugas. Beberapa kali keliling sudut kota Istanbul seputaran Hotel Hilton ke arah Selat Bhosporus.

Ceritanya di sini:

Ada satu cerita seru. Beberapa kali saat kami balik ke kamar, pintu kamar selalu tidak terkunci. Kami sempat panik dan memeriksa barang-barang. Alhamdulillah sih tidak ada yang hilang.

Akhirnya kami tahu jika pintu kamar kami dibiarkan mengatup sendiri, pintunya gak akan menutup rapat. Otomatis penguncinya tidak berfungsi.

Mungkin lengan mekanik pendorong pintu yang agar selalu tertutup sudah kurang baik.

Nah, karena kami merasa selalu menutup rapat pintu kamar dan memastikan telah terkunci, lalu kenapa pintu jadi tidak terkunci?

Satu ketika saat kembali ke kamar kami berpapasan dengan cleaning service yang baru keluar dari kamar kami. Rupanya dia selalu membiarkan pintu menutup sendiri, tidak tahu jika pintu kamar kami agak bermasalah.

Lalu saya menelpon resepsionis dan minta disambungkan ke atasannya, sekelas assisten manajerlah. 

Saya meminta ke dia agar mengingatkan petugas cleaning service untuk selalu memastikan kami pintu kamar tertutup dengan sempurna.

Assisten manajer tersebut menyampaikan permohonan maaf dan menawarkan minuman anggur atau semacamnya sebagai pengganti ketidaknyamanan kami.

Kami sampaikan karena kami tidak kehilangan barang dan juga tidak minum minuman beralkohol jadi tidak perlu repot. Eh ternyata ia mengirimkan paket yang lain, pada foto di bawah ini.
Paket buah dan cemilan dari pihak hotel, rejeki anak sholeh

Saya lalu menelpon kawan yang dari Malaysia untuk menikmati bersama paket maaf dari pihak hotel tersebut.

Gitu deh sobat cerita ngekost di hotel bintang lima, Hilton Bhosporus Istanbul Turki.

62 Komentar untuk "Pengalaman Ngekost Dua Pekan di Hotel Hilton Bhosporus Istanbul Turki"

  1. Kalau dipikir-pikir wilayah Turki lebih banyak masuk.ke Asia tapi kenapa Turki bisa masuk ke Eropa?

    Kalau lihat fotonya sepertinya di Istanbul masih jarang gedung-gedung pencakar langit?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karena akses ke Eropa lebih mudah ya. Kemudian Eropa lebih maju makanya mereka lebih suka gabung ke sana hehee.

      Iya mas, gedung pencakar langit tidak banyak

      Hapus
  2. Unik juga, BD ...nginap di hotel bintang lima ngerasain nyuci nyetrika sendiri 😁.
    Mahalkah untuk beaya laundry disana ?.

    Kalau Turki aku penasaran sana cerita teman blogger dari sana, katanya banyak kucing persia berkeliaran di jalanan.
    Benarkah demikian πŸ€”?.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Muahaaal banget mas. Bisa tekor hehe.

      Waduh saya gak merhatiin soal kucing :D

      Hapus
  3. Ramah sekali ya, tidak hanya sekedar meminta maaf tapi juga dapat bonus makanan
    Pemandangan dari atas sungguh indah sekali
    Wah saya baru tahu lo, jika dihotel bisa menyetrika sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada beberapa hotel emg menyediakan setrika. Kalo gak salah hotel bintang 5 rata2 menyediakan

      Hapus


  4. Wuuudiihhh mantap bang 2 pekan di Istambul...Cuma nyuci, Nyetrika, Masak serba sendiri yaa bang.🀣🀣

    Carilah bang asisten cantik yang hidungnya mancung kaya betet..πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸƒπŸƒπŸƒπŸ’¨

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk... saya tidak se PD kang Satria nih yang koleksinya banyak hehe

      Hapus
  5. Whew... asyik ya perjalanan dinasnya.. Bisa menikmati suatu tempat yang mungkin selama ini hanya dalam bayangan.. Selamat bekerja Bang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebetulan dipercaya big bos bang, jadi ada kesempatan ke sana.

      Hapus
  6. Wuidihhhh mantap yooo. Ngekost di Istanbul Turki tapi masih bisa ngerasain hawa-hawa kostan di Indonesia, ada setrika dan bisa makan nasi misalnya hahaha. Jadi pingin otw kesana untuk gabung kongkow-kongkow cobain paket maaf dari pihak hotelnya *loh? Hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha... harus ada insiden dulu untuk dapat paket maaf :D

      Ayo gugling metode jalan2 gratis Na

      Hapus
  7. meski banyak yang harus dikerjakan sendiri, tetep aja dapat fasilitas dari hotel dan suasana lebih nyaman dari kos biasa, ya

    BalasHapus
  8. wah jalan jalan terus nih bang day.. jadi pngen ikutan hahahaa.. enak yaaa walaupun semua ngerjain sendiri tapi hampir semua fasilitas ada ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mb, lumayanlah cape tapi nyaman (o)

      Hapus
    2. kenyamanan takan terkalahkan dengan apapn bang day.. wkwkkwkw

      Hapus
  9. Wuih mantap nginap dua Minggu di hotel Bosphorus Turki, mana hotel bintang lima lagi.

    Sepertinya di Istanbul masih jarang gedung tinggi ya, hanya beberapa saja, padahal turki masuk wilayah Eropa yang maju. Mungkin kebanyakan di Ankara kali ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. gedungnya gk banyak yang tinggi, tapi padat dan bersejarah

      Hapus
    2. Iya juga ya, Istanbul dulu kan bekas kerajaan Bizantium dan juga Utsmani pasti banyak bangunan bersejarah nya.

      Hapus
  10. Pemandangannya keren banget, Kak 😍. Nggak nyangka dengan jarak sepemandangan mata aja, ternyata udah beda benua. Kalau dipikir-pikir, bikin takjub ya hahaha.

    Rezeki anak sholeh juga dapat free snack dari pihak hotel, lumayan banget itu 🀭 kalau beli sendiri di hotel pasti kena charge tinggi kan πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banget mb, tetanggan benua bisa keliatan hehe.

      Saya pernah kena charge 99ribu perak hanya sebotol air mineral

      Hapus
  11. wah.... asiik pemandangan dari atap Hotel....
    pengalaman tak terlupakan, ketemu peserta multi bangsa....
    matap

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, lumayan bisa belajar karakter banyak orang hehe

      Hapus
  12. wahahaha ngeri kali ya abang satu ini, ngeroom dihotel aja dibilang ngekos. salut deh

    BalasHapus
  13. Kalo hotel2 berbintang 5 gini, biasanya memang sangaaaat menjaga reputasi dan selalu handle komplain dari tamu sangat serius :). Makanya mereka ga segan2 mengirimkan buah ato souvenir utk permintaan maaf ;)

    Itulah kenapa aku slalu seneng kalo udh stay di hotel2 bgini. Hilton pas msh ada di Indonesia jd hotel langganan papaku setiap kali training ke Jakarta. Sayang yg di indo udah ga ada yaaa. . bagus padahal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mba, keluhan kita direspon cepat. Sebaliknya di tanah air sendiri pernah nginap di hotel yang mengklaim bintang empat, kran bocor aja gak dihiraukan. duh kesel banget

      Hapus
  14. laut matinya mana bang day?

    whoaaaa marem kenyeng abis nge keepcih lanjuuut mie instan, hihi

    karena french fries kentang tok kagak nendang brayyyy ahahha

    btw asyik bangat bang day dinasnya luar negeri trus...enak difasilitasinya ya bang, mana uang sakunya maknyus pula dalam bentuk uang hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Laut matinya udah dimakamkan mba #eh :D

      Lumayan mba dapat kesempatan dari bos besar hehe.

      Hapus
  15. Bintang lima rasa ngekos emang keren.. untung ada setrika dari hotel, kalo gak repot juga harus jepit kasur kalau gak mau tekor hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heheh.. jdi ingat jaman sma, kemeja dilipat taro di bawah bantal

      Hapus
  16. keren, tapi kelihatannya nyetrika sendirian he he he

    BalasHapus
  17. Balkonnya menyenangkan banget tuh Bang, viewnya bikin betah :D
    Btw asyik banget dah nginep ngekos belasan hari kalau tempatnya gini ya :D

    BalasHapus
  18. org turki tau gak istilah "mentahnya aja"? buat ganti "paket maaf"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. gak kepikiran saya mb :) Bole juga idenya

      Hapus
  19. Waduh enak banget ini ngekos di hotel bintang 5 πŸ˜‚, di turkey pula, semoga suatu hari bisa dapet perjalanan dinas kayak bang day ini dah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. smg terwujud mas. Gk hanya ke Turki tapi melalang buana

      Hapus
  20. Pengalaman hak terlupakan ya bang, bisa ngerasain ngekost di negeri orang sambil jalan2 lagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banget mba.. Alhamdulillah rejeki anak sholeh :)

      Hapus
  21. cuci baju sendiri, nyetrika baju sendiri, ah serasa nyanyi dangdut jadinya kak.wekekekeke

    BalasHapus
  22. Pengalaman mu sudah sampai turki
    Besok Kemana lagi
    Aku masih sampai dalam negeri

    :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah mb Anisayu bisa segera melanglang buana. Aamiiin

      Hapus
  23. selalu seru baca cerita Bang Day termasuk soal kost2an di hotel bintang 5 di Turki ini...Turki unik banget emang ya. emoga kapan2 ada kesepatan kesana juga walau backpackeran aja haha

    BalasHapus
  24. jadi ingat lagunya Meggy z mas
    hehe

    tapi seru si pengalaman luar biasa apalagi turki ya negara persimpangan budaya
    aku pengen banget liat selat bospurus kalau ke Turki
    pengen aja liat kapal kapalnya

    BalasHapus
  25. hehehe mayan rejeki anak soleh dapet penganan, lumayan buat sandingan ngobrol ya
    itu kenapa nggak kuat lama lama di kolam renang, pasti ehmmm :D
    kalau tempat pelatihan seperti ini,aku bakalan betah, extend mungkin yak, etapi kalau extend entar hotel diluar tanggungan kantor, ga jadi deh hehehe

    BalasHapus
  26. Ini hotel benar-benar memberikan kenyamanan seperti di rumah sendiri, apalagi untuk stay lama, makin betah aja :)

    BalasHapus
  27. Hhmm. Seruuuu .... asyik dan kocak pengalamana ngekosnya.

    BalasHapus
  28. Gak ikut berenang tapi menikmati bule dari atas, apa bedanya bang? hahaha
    eh tapi Turki emang tempat yang bagus banget, terutama untuk mesjid dan museumnya yang wajib di kunjungi saat kesana. Akupun pengen tahun lalu tapi kebentur sama Covid. Tahun ini sudah buka sih katanya, cuma kalau masih kayak gini juga gak bakal enjoy kayaknya.

    BalasHapus
  29. design hotelnya hpir samalah dengan hilton di KL... wahhh mas... dapat kawan dari malaysia ya... siapa tu? orang dari negeri mana? hahahah sekadar bertanya...manalah tahu... mungkin.sy kenal����

    BalasHapus
  30. Wiiiii ngekost 12 hari di hotel, berasa sultan ya Bang hehehe... tapi seingat aku lama2 tinggal di hotel juga nggak enak. Aku pernah tinggal di hotel 5 hari aja udah pengen pulang, dasar anak rumahan akutu :P kangen sama guling kesayangan di kamar. Rasa2nya nginap di hotel itu 3 hari sudah cukup, pulang dulu, nah nanti nginep lagi gapapa, wkwkwk

    BalasHapus
  31. Ngakak soal ga bisa bedain battab dan betkover kwkwwk.
    nak bener ni ngekos aja di Hilton. Tapi memang paling hepi kalau ada setrika, dan ini hotel di Amerika dan Eropa biasa menyediakan di kamar jadi bisa cuci-cuci dikitlah di kamar mandi. Viewnya bagus ya, apalagi yang dari tingkat lebih tinggi, bawah kolam ranang lagi hihihi
    Aku belum pernah ke Turki euy..., Anak sulungku yang udah ke sana tahun lalu bersama rombongan sekolahnya, misi budaya, dia main gamelan (kenong) dalam rangka Festival Budaya Anak di Istanbul. seminggu tinggal di keluarga Turki.

    BalasHapus
  32. Hola Pekabar Bang Day..

    Hahahah jarang loh hotel yang menyediakan setrika. Padahal penting banget tuh karena biasanya pakaian kita kusut di dalam koper.

    Mirip juga tuh bang sama saya kalau lagi dinas keluar. Perlengkapannya ditambah mie instan... wakakakaka alasannya ya sama juga, kalau takut lapar dan lagi malas keluar nyari makan. Cuma saya sih biasanya kalau lagi free, baik siang atau malam akan menjelajah ke sana kemari. Mumpung dibayarin kantor jadi bisa melihat negeri orang sebanyak banyaknya.

    btw, emang nape Bang ga tahan lihat bule saat berenang? 😁😁😁😁😁

    BalasHapus
  33. Pak, saya jadi penasaran. Nasi di Turki sama nggak dengan nasi di Indonesia?

    BalasHapus
  34. Tentu jadi pengalaman yang sangat berharga ya, bang... walau menginap di Hotel berbintang, tapi suasananya seperti di tempat kost, ssungguh unik, hehehe...

    BalasHapus
  35. Asik kali nih tempatnya. Acegile bisa ngekost sampe 2 minggu di tempat beginian. Jadi pengen juga jadinya, keknya enak bet gitu yahh

    BalasHapus
  36. wew lumayan juga itu paket minta maafnya buah2 an
    sekalian mengganjal perut

    enak ya training bisa di hotel bintang
    hehe

    BalasHapus

Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel yah. Mohon maaf spam dan link aktif akan dihapus. Terima kasih sobat...πŸ‘πŸ‘πŸ‘

:) :( hihi :-) :D =D :-d ;( ;-( @-) :P :o -_- (o) :p :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (y) (f) x-) (k) (h) cheer lol rock angry @@ :ng pin poop :* :v 100

Next article Next Post
Previous article Previous Post