Minggu, 18 Agustus 2019

author photo

JejakBeDe.online - Taman Monumen Bung Hatta, Mengenang Salah Satu Proklamator Kemerdekaan RI. Bangsa yang besar katanya adalah bangsa yang tidak melupakan perjuangan para pahlawannya.

Tanpa perjuangan mereka apalah kita saat ini. Indonesia mungkin tidak akan pernah ada. Ya gak sobat?

Ada banyak cara yang dilakukan untuk mengabadikan nama-nama para pahlawan. Misalnya menggunakan nama-nama mereka untuk bangunan atau gedung besar seperti stadion dan bandara, nama jalan protokol hingga tugu-tugu yang memang dibuat khusus untuk mereka. Misalnya patung Sudirman di Jakarta.

Di Kota Bukittinggi Sumatera Barat berdiri Monumen Bung Hatta yang dibuat untuk mengabadikan dedikasi Bung Hatta dalam sejarah perjuangan kemerdekaan RI. Monumen ini terletak dalam sebuah area taman yang rindang di tepi jalan menuju ke Menara Jam Gadang, ikon Sumatera Barat.
Jejak terkait nih : Berkunjung ke Menara Jam Gadang Bukittinggi Sumatera Barat


Bung Hatta dan Proklamasi Kemerdekaan RI

Bung Hatta yang bersama Bung Karno membacakan proklamasi kemerdekaan negara kita memang adalah pahlawan kelahiran Bukittinggi (dulu bernama Fort de Kock - Hindia Belanda). Bukittinggi sendiri pernah menjadi ibu kota RI saat Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda.

Karenanya, Bung Hatta dan Bukitttingi merupakan bagian sejarah penting dalam perjuangan kemerdekan Republik Indonesia.

Selain Taman Monumen Bung Hatta ini, sebenarnya ada banyak bangunan di Bukittinggi yang dikaitkan dengan nama beliau sebagai salah satu pahlawan kebanggaan warga Sumatera Barat. Antara lain Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta, Istana Bung Hatta hingga Perpustakaan Bung Hatta.
Dr.(HC) Drs. H. Mohammad Hatta atau Bung Hatta. Sumber: https://www.romadecade.org

Dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI dari agresi militer Belanda, Bung Hatta juga pernah mengajak rakyat Sumatera Barat mengumpulkan emas untuk modal perjuangan. Hasil emas yang terkumpul tersebut kemudian dibelikan sebuah pesawat pengangkut senjata bermerk "Avro Anson".
Selengkapnya di sini : Monumen Avro Anson dekat Bukittinggi

Kegigihan Bung Hatta untuk mengusir Belanda dari tanah air melalui perjuangan pergerakan kebangsaan mengantarkan beliau menjadi Wakil Presiden RI mendampingi Bung Karno selaku Presiden RI. Selain itu Bung Hatta juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri. 

Bung Hatta juga dikenal sebagai penggagas gerakan koperasi sehingga kemudian dinobatkan sebagai Bapak Koperasi Indonesia.

Sejarah hidup Bung Hatta yang kemudian menjadi salah satu tokoh utama Proklamasi kemerdekaan RI penuh lika-liku. Tidak terhitung ditangkap, dipenjara hingga diasingkan ke berbagai tempat di tanah air oleh penjajah. Bahkan beliau sempat mencicipi penjara Rotterdam di Belanda.

Bersama Bung Karno, keduanya juga sempat diculik para pemuda yang mendesak agar segera memproklamirkan kemerdekaan negara kita.
Sejarah lain penjajahan di negara kita : Mengunjungi Benteng Marlborough Bengkulu - Sejarah Pendudukan Inggris Di Nusantara

Peristiwa penculikan pada 16 Agustus 1945 yang kemudian dikenal sebagai peristiwa Rengas Dengklok ini pada akhirnya membawa kesepakatan bahwa sudah saatnya Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya.

Jumat pagi 17 Agustus 1945, Soekarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan RI. Dan pada keesokan harinya keduanya ditunjuk sebagai Presiden dan Wakil Presiden pertama RI.

Setelah beliau wafat pada tahun 1980,  tahun 1986 Bung Karno dan Bung Hatta dinobatkan sebagai pahlawan Proklamator RI. Dan akhirnya pada tahun 2012 oleh Presiden SBY, keduanya ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional .


Taman Monumen Bung Hatta Bukittinggi

Taman Monumen Bung Hatta terletak di jantung kota Bukittinggi, bersebelahan dengan Istana Bung Hatta. Berada pada lereng satu bukit kecil yang terhubung dengan jalan menuju Jam Gadang di sisi kanannya. Adapun di sisi kiri merupakan jalan utama satu arah menuju Medan.

Jika kita melintas dari Padang menuju Medan dengan melewati pusat kota Bukittinggi maka kita akan melewati taman ini. Sebelum melewati taman ini akan nampak di sebelah kiri  gedung DPRD Kota Bukittinggi dan di kanannya gedung parkir bertingkat untuk para pengunjung.
Tentang Padang : Transit Semalam Di Hotel Basko Premier Padang

Dari pintu masuk taman ini, kita akan melewati anak tangga menuju Monumen Bung Hatta. Pada sisi kiri anak tangga tersebut terdapat papan nama Taman Monumen Bung Hatta yang "colorful". Tentunya ini menarik minat pengunjung untuk berswafoto di sini.
Taman Monumen Bung Hatta saat senja

Pada puncak taman ini, berdiri Patung Perunggu sebagai Monumen Bung Hatta. Berdiri dengan gaya khas sosok utuh Bung Hatta yang berpeci dan berkaca mata. Ukuran patung ini cukup besar sekitar dua kali tinggi orang dewasa.
Monumen Bung Hatta

Bagian bawah yang merupakan dasar Monumen Bung Hatta terpasang beberapa ornamen dan keramik prasasti. Ornamen-ornamen tersebut merupakan relief yang menggambarkan perjalanan hidup Bung Hatta, seperti aktivitas dalam organisasi pergerakan kemerdekaan hingga proklamasi kemerdekaan RI.

Adapun keramik prasasti berisi tulisan tentang pendiriran monumen Bung Hatta itu sendiri dan pesan-pesan Bung Hatta yang sangat menginspirasi.

Beberapa pesan Bung Hatta yang tertulis dalam Monumen Bung Hatta di Bukittinggi ini antara lain:

Pesan pertama:
Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman, namun jujur sulit diperbaiki ~ Bung Hatta
Pesan kedua:
Apa yang kita lakukan di dunia ini, kelak akan dipertanggungjawabkan melalui pengadilan Allah ~ Bung Hatta
Pesan ketiga:
Membaca tanpa merenungkan itu, bagaikan makan tanpa dicerna ~ Bung Hatta
Pesan keempat:
Tidak ada harta pusaka yang sama berharganya dengan kejujuran~ Bung Hatta


Oh iya, untuk masuk ke area Taman Monumen Bung Hatta ini pengunjung tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Keberadaan taman ini memang diharapkan mampu menarik minat wisatawan untuk dapat berkunjung ke Bukittinggi, yang merupakan pusat destinasi wisata terbaik di Sumatera Barat.
Salah satu sudur Kota Bukittinggi dari arah Taman Monumen Bung Hatta

Wisata lain di Sumatera Barat :

Bagi sobat yang ingin berkunjung,  Taman Monumen Bung Hatta ini hampir tidak ada tutupnya. Pernah pukul 2 dini hari saya melihat masih ada rombongan wisatawan sedang berfoto-foto di sini.

Pada siang hari, dari sini kita bisa berjalan kaki ke destinasi wisata lain seperti Menara Jam Gadang, Kebun Binatang Bukittinggi hingga ke Gua Jepang. Semua bisa terjangkau dalam satu hari.

Demikian sobat cerita tentang Taman Monumen Bung Hatta yang dibangun untuk mengabadikan salah satu tokoh penting dalam proklamasi kemerdekaan RI.

This post have 32 komentar

Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel yah. Mohon maaf spam dan link aktif akan dihapus.
Terima kasih sobat...πŸ‘πŸ‘πŸ‘

  1. Kata-katanya sungguh luar biasa.
    saya pengagum Bung Hatta, pendiam tapi cerdas sekali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju mas. Beliau idealis banget. Sampe mundur jadi wapres karena beda visi

      Hapus
    2. Wah belum ada artikel baru nih.
      Rela mundur demi persatuan.

      Hapus
    3. lagi crowded mas hehehe

      Hapus
  2. Kita tidak boleh melupakan pahlawan seperti Bung Hatta, karena jasa-jasa beliau lah kita bisa merdeka seperti sekarang

    BalasHapus
  3. Salah satu tokoh pahlawan dengan segala kesederhaannya, namun sangat cinta dengan negeri ini.. Itu yang saya tahu tentang beliau, Bung Hatta...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, begitu tercatata pada banyak buku-buku yang menulis tentang beliau

      Hapus
  4. kurang jujur bakal sulit diperbaiki, bener juga ya.
    Sekali nggak jujur alias bohong, bakalan kudu melakukan kebohongan lainnya dan nggak berujung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ehm.. jadi udah gak percaya ma yang pernah deket ma mantannya nih hehehe

      Hapus
  5. Naik tangganya itu asyik kayaknya... Trus foto dengan senyum paling happy dan tangan hormat di bawah patung bung hatta....
    Gratis pula😊
    Sayangnya jauh dari rumah saya😒

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya seru gaya gitu mba, tapi gak pede saya wkwkw. Nunggu mb Astria aja datang ya

      Hapus
  6. insya allah bulan depan saya akan sampai di taman monumen bung hatta bukittinggi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Welcome to Indonesia especially to Bukittinggi Cik

      Hapus
  7. Suka sama tempat-tempat wisata yang jaraknya berdekatan gini. Jadi, misal satu waktu mampir, kita bisa langsung menjelajahi banyak tempat dengan waktu yang singkat. Berasa nggak rugi waktu. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ini kelebihan Bukittinggi mas, lokasi wisatanya cukup berdekatan. bisa kita kunjungi hanya dalam satu hari

      Hapus
  8. pesan-pesannya uuuugh, mengena banget ya.. bikin hati gemetar, huhuhu

    BalasHapus
  9. mantep nih.. selain ke taman monumen bisa sekalian jalan2 ke Menara Jam Gadang, Kebun Binatang Bukittinggi hingga ke Gua Jepang.. karena jaraknya yg tidak jauh dari taman monumen tersebut... betul kan ya mas??^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget pak... dalam sehari bisa mengunjungi banyak tempat wisata

      Hapus
  10. Pesan pertama sampai keempat maknanya dalam sekali. Keren juga ada konsep Taman dan monumen yang disatukan seperi ini, jadi wisata edukasi yg menyenangkan pastinya :)

    BalasHapus
  11. Bagus ya, selain ingin melihat jam Gadang yang tersohor itu kita juga bisa belajar sejarah di Bukittinggi

    BalasHapus
  12. Nama beliau abadi sekali yah, ditempat saya dijadikan nama jalan. :)

    Ohy...apa perbedaan " Bang ' dan " Bung " .... ? jangan jangan bung itu sama artinya dengan bang, berarti saya bisa panggil Bang Day dengan sebutan " Bung Day " :)

    BalasHapus
  13. Wisata ke monumen asyik sekali memang, jadi bisa belajar sejarah masa lalu,..wow sampai jam 2 pagi masih ada yg kesini ya

    BalasHapus
  14. Jas merah ya bung eh bang, jangan sekali sekali melupakan sejarah....bapak proklamator kita memang cocok buat suri tauladan

    BalasHapus
  15. Kalau mengingat sejarah duly emang bikin merenung ya.. banyak yang bisa diambil hikmahnya ya ka

    BalasHapus
Next article Next Post
Previous article Previous Post