Senin, 05 Agustus 2019

author photo

JejakBeDe.online - Mengejar Sunset ke Gedung Opera Sydney Australia. Udah nyampe Sydney terus gak ke Gedung Operanya rugi banget tentunya yah.

Sydney merupakan kota transit dalam perjalanan kami mengikuti kursus singkat yang diselenggarakan Australia Award Indonesia (AAI). Sebelum kembali ke tanah air kami masih menginap semalam di sini.
Cerita lengkap: Mengikuti Kursus Singkat "Better Climate Services" Melalui Australia Awards Indonesia (AAI)

Saat kami tiba pertama kali di Bandara Sydney, kami langsung lanjut terbang ke Brisbane. Sesudah ke Melbourne dan Canberra kami kembali ke Sydney lagi. 

Perjalanan mengejar sensasi Sunset dari Gedung Opera Sydney Australia sebenarnya cukup berdarah-darah (halah), soale kami berjuang melawan suhu dingin dan juga menahan lapar karena perbekalan udah abis 😁😁😁.

Bekal yang saya maksud adalah beras dan bumbu-bumbu masak yang kami bawa dari tanah air. Sebagian besar sudah kami tinggal di Canbera karena kami pikir tidak akan sempat masak-masak lagi saat di Sydney.
Bekal dari tanah air

So, selama sehari semalam di Sydney, perut kami hanya diganjal kebab dan sandwich. Ada juga sih yang sempat nyari nasi ke restoran Jepang dekat apartemen.

Sebelumnya kami tiba dari Canberra pagi hari dan langsung ke penginapan di Apartemen Meriton Sydney. Kesepakatan teman-teman, setelah cek in di apartemen kami pergi mencari oleh-oleh dulu ke Paddy's Mart Sydney.
Cerita terkait nih : Berkunjung Ke Taman Bunga Floriade Canberra - Australia

Setelah makan siang baru kami akan berjalan kaki ke Gedung Opera Sydney. Tujuannya agar bisa mendapat pemandangan saat matahari terbenam di sana.

Kenapa jalan kaki? soale di peta jaraknya tidak sampai 3 kilometer dari apartemen yang kami tempati. Yang kami lupa suhu udara sangat dingin, saat angin berhembus terasa sekali menusuk tulang. 

Kemudian saat makan siang tidak maksimal karena dengan sisa bekal seadanya saja. Jadi makin klop suhu dingin dan perut setengah lapar.

Demi menikmati sunset dari Gedung Opera Sydney Australia, hambatan itu tidak jadi berarti. Apalagi perjalanan menuju ke sana cukup indah, melewati jalan raya dan gedung-gedung yang khas ala Eropa yang modern.
Katedral St. Mary yang dilewati menuju Gedung Opera Sydney Australia; Dok grup.

Salah satunya  gedung Katedral St. Mary di atas. Terletak di sisi timur Hyde Park yang kami lintasi. Sepertinya ini rute populer bagi yang ingin pergi Gedung Opera Sydney Australia dengan berjalan kaki.


Tentang Gedung Opera Sydney Australia

Gedung ini merupakan ikon Australia paling terkenal. Lihat aja kalo wisatawan yang berkunjung ke Australia khususnya Sydney pastinya punya foto mejeng di sini. Hehehe. Makanya kamipun berusaha punya dokumentasi di sini😁.

Kata om Wiki, Gedung Opera Sydney Australia ini selain sebagai objek pariwisata yang dikunjungi banyak wisatawan, juga merupakan tempat berbagai pertunjukkan seni seperti teater, balet, dan berbagai atraksi seni lainnya. 
Gedung Opera Sydney Australia malam hari, saya comot dari Wikipedia

Gedung Opera Sydney Australia menarik wisatawan karena memang desainnya yang canggih dan unik seperti cangkang/kerang. Di sebelah baratnya terdapat  Sydney Harbour Bridge yang juga merupakan ikon Australia.

Jadinya dari sini kita bisa menikmati dua bangunan terkenal di Australia sekaligus. Nah panorama sunset bisa kita nikmati dari arah sini, seperti foto emak-emak di bawah ini😊. 
Yang kiri adalah Sydney Harbour Bridge dan yang kanan Gedung Opera Sydney Australia, yang tengah abaikan saja 😁

Sayangnya saat itu Sunset dari Gedung Opera Sydney Australia tidak dapat kami nikmati karena ke arah barat banyak awan yang menutupi.Tapi ini tergantikan dengan pemandangan indah saat sebuah kapal pesiar hendak berlabuh pelabuhan Sydney.
Hanya bisa berharap kelak bisa naik kapal pesiar yang terlihat dari Gedung Opera Sydney Australia ini

Dari blog jendelakadaluarsa disebutkan kalo Gedung Opera Sydney Australia merupakan  karya arsitektur terbaik abad ke-20. Desainnya memang sengaja disayembarakan untuk mendapatkan bentuk arsitektur dan desain struktural yang ikonik. Pemenangnya adalah Jorn Utzon seorang seniman dari Denmark.

Foto panorama Gedung Opera Sydney, Sydney Harbour Bridge dan sekitarnya

Jorn Utzon  terpilih setelah berhasil mengalahkan 233 sketsa milik arsitek dari 32 negara lain. Desain dari Utzon dinilai paling sesuai  untuk menggambarkan sebuah balai pertemuan yang bisa menampung 3000 pengunjung, ditambah dengan beberapa aula kecil yang bisa menampung 1200 orang. Dikutip dari sini yah.

Jejak ke Ausie lainnya :

Gedung Opera Sydney Australia masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2007.  Hal ini tentunya karena desain dan nilai historisnya. Seperti Candi Borobudur dan Kota Tua Sawahlunto dari negara kita.
Udah bersiap selama 2 jam, sunsetnya malah ketutup awan.

Pembangunan Gedung Opera Sydney Australia hampir 14 tahun lamanya karena kerumitan interiornya. Tiap bagian gedung yang masing-masing berbentuk segitiga memiliki berat 15 ton. 
Tiba-tiba jadi sakti begini setelah melihat segitiga-segitiga Gedung Opera Sydney Australia 

Tiap bagian tersebut ditopang oleh kabel besi yang panjangnya mencapai 350 kilometer. Gedung Opera Sydney Australia menghabiskan 6.225 meter kaca yang berasal dari Perancis dan 645 kilometer kabel listrik. Lengkapnya baca di sini : https://www.sydneyoperahouse.com.

Gitu deh, mengejar Sunset dari Gedung Opera Sydney Australia, yang didapat hanya lapar dan dingin. Hehe.

This post have 38 komentar

Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel yah. Mohon maaf spam dan link aktif akan dihapus.
Terima kasih sobat...πŸ‘πŸ‘πŸ‘

  1. HUAAAAAAAAAAA :'(((

    Mimpi terbesarku ke Aussiee
    Dan salah satu wishlist nya pengen banget foto di sanaaa

    Niat hati hendak S2 ke sana, apa daya beasiswa AAS ndak lolos akhirnya ngelarin S2 di UI aja hiks hiks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wuih keren ternyata #lulusanUI. Kejar S3 aja da Aul ke ausie

      Hapus
    2. Denger-denger susah ya bang, kalo S3 di situ?
      Aku sempat kepikiran mau coba kirim proposal ke Monash, Queensland, ANU, Melbs...

      Tapi lalu denger testimoni orang-orang yang pernah di situ jadi minder dan serem sendiri deh. Katanya susah karna standarnya tinggi.
      Otakku kan pas-pasan wwkwkwk

      Belum lagi biaya hidup yang kadang nggak tercover beasiswa, jadi mesti nyambi kerja

      jadi aku mikirnya sih ke asia tenggara aja palingan
      standarnya agak lebih bisa dikejar walau ngos-ngosan juga

      menurut abang gimana baiknya?

      Hapus
    3. Kemaren saat disana ngobrol ma dosen sono, ut brisbane beasiswa cukup kok. Ada yang bawa keluarga.
      Terus kan yang penting englishnya sesuai standar, selebihnya dokumen2 biasa aja plus rencana riset atau tugas akhir

      Hapus
  2. Indahnya yang mengambang gitu, menambah keindahan gedung opera

    BalasHapus
  3. waahh! Pemandangan yang menakjubkan bang akan indahnya kota Sidney Australia..πŸ˜„πŸ˜„

    Namun ada rumor mengatakan keindahan australia juga identik dengan sering munculnya hewan buas dipemungkiman warga..πŸ˜„πŸ˜„

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah masa sih.. untung dah pulang saya wkkwk

      Hapus
  4. Jangan-jangan keong mas yang ada di TMII terinspirasi oleh gedung ini ya
    Aduh jalan kaki, bisa gempor deh kalau saya itu mah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa jadi mas hehehe. 3 km deket tapi sambil nahan laper yah berat jadinya

      Hapus
  5. Ajeng bersabda, sesungguhnya sunset terindah adalah suasana hatimu yang hangat kala menyambut petang. Eaa hehehe... Mantap bang day, swmoga nanti bisa naik pesiad itu ya. Saya ikutttt

    BalasHapus
    Balasan
    1. ea eaaaa....
      Aamiiiin. ntar saya kabarin yak :)

      Hapus
  6. Wahhh keren bgt bang day, aduh kapan ya aku bisa ke aussie, btw oleh2nya mana bang? hahahhaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kabuuur ah, sebelum kang Nata ikut nagih hehehe

      Hapus
  7. Bersih sekali yah, apa cuma terlihat di foto saja atau memang kenyataannya begitu.. ? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emg bersih mas, beda kayak negeri kita yang belum bisa disiplin soal kebersihan hehehe

      Hapus
    2. nah, saya juga bingung biar kita semua sadar kebersihan gimana yah, ada yang sadar ada yang enggak, padahal ini amat penting sekali,, sangat penting, kita gak usah niru2 yang ribet2, bikin bom nuklir atau bikin humanoid, bisa niru disiplin kebersihan itu udah hebat banget.. :D

      Hapus
    3. Tos mas... disiplin itu yang mahal yah

      Hapus
  8. Jauh², tetap bawa bekal khas Indonesia.. Sangat cinta tanah air BD! :D

    BalasHapus
  9. Mantap Bang. Canggih juga ternyata Sydney Opera House ini ya. Di kita cukup dengan rumah keong aja di Taman Mini hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin yang di tamini tuh terinspirasi dari sana

      Hapus
  10. Wuiih... Keren si abang, bisa ngejar Pemandangan Sunset Sydney Australia.

    Emang bisa Bang Sunset Gedung Opera Sydney di kejar... Apa nggak keduluan sunsetnya tenggelam?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terkejar si bang tapi pas sore itu lagi banyak awan

      Hapus
  11. Gedung Sydney Australia emang tinggi-tinggi, kotanya sangat indah ..pokoknya selangit... deh

    BalasHapus
  12. Lapar dan akhirnya sunsetnya ga dapet ya bang. Mau juga dong ke ausie...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Ari cmn dapat lapar dan kedinginan

      Hapus
  13. sayang banget gagal lihat sunset ya bang, tapi tetep dapat pengalaman yang keren.

    ternyata gedung opera sydney itu dibangun selama 14 tahun....
    luar biasa....
    kapan ya saya bisa kesana? kayaknya ntar malem otw deh, tapi lewwat mimpi he... he...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah biar mimpi tentunya harus tidur dulu mba.

      Markibok kalo gitu

      Hapus
  14. 2-3 hari ni, di sini sedang viral tentang kesusahan rakyat malaysia mau ke aussie. semua ini gara2 mereka yang overstay, working without permit dan menyalahguna visa... akhirnya mereka tidak dapat fly ke aussie kerana disekat oleh aus profiler di airport

    BalasHapus
    Balasan
    1. turut prihatin Cik atas kondisi ini. Barusan saya gugling memang arus warga Malaysia ke Australia cukup banyak yah

      Hapus
  15. Sunset jangan dikejar dong bang, kagak bisa kekejar hahaha
    Makan roti dan minum susu bang, biar kenyang.
    Atau masak roti pakai bumbu dari Indonesia hahahaha.
    Rempongnya di negara orang tuh gitu ya, belum lagi pilah pilih yang halal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kan sambil nyanyi kejarlah daku kau kutangkap.

      Nah soal halal haram emg jadi seni tersendiri mba Rey. Tapi diswalayan barang2nya cukup jelas labelnya.

      Hapus
  16. wah fokusku ke foto berlatar katedral nya mas. cantik bgt yaaa.. pengen gitu liat katedral yang cantik2 gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emg eksotis yah mba. Ciri bangunan abad pertenfahan di Eropa

      Hapus
Next article Next Post
Previous article Previous Post