Jumat, 19 Juli 2019

author photo
JejakBeDe.online -Berkunjung Ke Taman Narmada Lombok. Cerita kilas balik saat tinggal di Lombok, menikmati liburan selama 15 bulan😁. Penegasan bahwa wisata Lombok tidak hanya pantai lo.
Salah satu sudut Taman Narmada Lombok

Taman Narmada merupakan salah tujuan wisata andalan di Lombok. Letaknya sebelah timur dari Kota Mataram. Hanya berjarak sekitar 15an kilometer.
Jejak kami di Lombok :

Meski cukup dekat namun kondisi permukaan antara Mataram dengan Taman Narmada Lombok cukup kontras. Mataram berada pada dataran dekat pantai, adapun Taman Narmada kondisi permukaannya berbukit-bukit kecil, dengan ketinggian sekitar 120an meter di atas permukaan laut.

Total luas Taman Narmada Lombok mencapai 3 hektar. Seperti terlihat pada foto dari google earth di bawah ini. Nampak beberapa kolam dan telaga yang berada di dalam taman tersebut. Adapun pada terbuka sebelah kiri merupakan area parkir.
Taman Narmada Lombok dari foto satelit Google Earth

Meski berada di pinggiran Kota Mataram, secara adminsitratif Taman Narmada Lombok terletak di Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Penamaan Taman Narmada konon bersumber dari nama anak sungai Gangga yang dianggap suci di India. 

Untuk saat ini, cara menuju Taman Narmada Lombok cukup mudah karena adanya jasa transportasi online. Saat kami di Lombok sebelumnya, jasa trasnportasi ini belum ada. Jadi harus menggunakan taksi atau kendaraan pribadi.  
Salah satu kolam utama di Taman Narmada Lombok

Taman Narmada Lombok di keliling banyak pohon-pohon tinggi. Tidak heran di sini masih terasa lebih sejuk dibanding di Mataram. Secara umum yang ada di sini adalah taman bunga dan kolam yang mata airnya disebut-sebut berasal dari Gunung Rinjani.

Bahkan di dalam Taman Narmada ini terdapat satu tempat mata air yang dipercaya berkhasiat untuk awet muda. Tak sedikit masyarakat setempat dan juga pengunjung yang mencuci muka dan juga meminum air tersebut berharap untuk selalu awet muda.
Taman bunga pada Taman Narmada Lombok

Di dalam Taman Narmada Lombok ini terdapat Pura yang yang bernama Kalasa di sisi atas. Pura ini tepat di sisi timur dari arah pintu masuk. Karena berada di puncak, untuk mencapai ke pura tersebut para pengunjung Taman Narmada Lombok harus melewati anak tangga yang lumayan tinggi.  

Keberadaan pura pada sisi puncak Taman Narmada untuk mengikuti kontur Gunung Rinjani,  karena taman ini memang didesain sebagai miniatur gunung tersebut. 

Tangga menuju Pura Kalasa di Taman Narmada Lombok

Menurut beberapa sumber, ide awal pembangunan Taman Narmada Lombok oleh Anak Agung Ngurah Ngurah Karangasem penguasa lombok saat itu karena ia sudah tidak kuat lagi mendaki Rinjani untuk berdoa.

Pada saat itu penduduk asli Pulau Lombok yang dulunya beragama Hindu sering merayakan Upacara Pujawali ke puncak Gunung Rinjani. Mereka memberikan sesajian kepada para dewa di puncak gunung tersebut

Dalam Upacara Pujawali ini, masyarakat memberi persembahan kepada Ida Bhatara. Karena raja sudah semakin sulit mendaki, maka pada tahun 1727 dibuatlah Taman Narmada Lombok ini sebagai tempat pemujaan dan peristirahatan raja-raja pada musim kemarau. 

Pada perkembangan selanjutnya pada taman tersebut juga sering dijadikan sebagai tempat upacara keagamaan umat Hindu. Umumnya pada sekitar November dan Desember setiap tahunnya.
Baca juga yah : Menikmati Pesona Pantai Pandawa Bali

Saat ini di dalam Taman Narmada terdapat pula kolam renang untuk umum. Letaknya di sebelah barat dari telaga utama yang ada, yaitu Telaga Ageng. Untuk menikmati kolam renang, kita harus membayar karcis masuk tersendiri lagi.
Kolam renang dalam Taman Narmada.

Anak-anak sebenarnya ingin berenang di sana. Namun karena tidak membawa baju ganti jadilah mereka hanya "mengintip" dari luar fasilitas kolam renang tersebut.

Bagi pengunjung yang ingin memberi cenderamata sebagai oleh-oleh, di sisi kiri pintu keluar kita akan menemukan tempatnya. 
Kerajinan setempat yang dijual pada tempat penjualan oleh-oleh di Taman Narmada Lombok

Akses ke tempat penjualan oleh-oleh tersebut diatur sedemikian rupa agar pengunjung yang keluar dari Taman Narmada Lombok akan melewati tempat penjualan oleh-oleh ini. Tidak hanya kerajian, terdapat pula kaos-kaos, sarung dan tenunan khas Lombok di sini.

Begitulah sobat, sekelumit cerita saat kami berkunjung ke Taman Narmada Lombok, Taman  Para Raja dahulu kala.

This post have 61 komentar

Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel yah. Mohon maaf spam dan link aktif akan dihapus.
Terima kasih sobat...πŸ‘πŸ‘πŸ‘

  1. Kalau urusan Wisata alam dan dunia laut nya pulau Lombok memang jagonya bang..Yaa 11, 12 Lah sama Pulau Bali..πŸ˜„πŸ˜„

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Lombok sepertinya masih lebih natural dibanding tetangganya bang

      Hapus
    2. iyaaa saya lihat punya temen saya juga alami banget gituu suasananya

      Hapus
  2. Wah, wisata ke Lombok asik juga, kalau capek di pantai bisa ganti suasana chill out di taman perbukitan dan pegunungan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba. Wisatanya mulai dari dalam laut hingga puncak Rinjani

      Hapus
  3. suka sekali melihat foto-fotonya. natural..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walah cuman pake hape biasa aja bang Rafi

      Hapus
  4. Siang bang.. Wah ini first time sy ke blognya abang... Btw... Kl liat foto"nya keren yaa gak begitu beda ama Bali ya kl liat arsitekturnya.. Sy blom pernah ke Lombok.. Cuman ampe Bali aja bang... Mudah"an bisa kesana suatu hr nanti... Nice info bang πŸ˜€

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba. Untuk daerah sekitar kota mataram nuansa Balinya cukup kental. Hal ini karena dulunya Lombok beberapa kali dikuasai kerajaan2 dari Bali.

      Aamiiin mb. Smg terwujud bisa ke Lombok

      Hapus
  5. Yah sih enak juga bisa liburan ke lombok, tapi enaknya mungkin sama keluarga atau pasangan hidup, kalau sendirian takut dikiranya mau uji nyali..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah masa sih mas Zae takut uji nyali hehehe.

      Hapus
    2. konsisten kalau komen yang dibahas adalah soal pasangan hahah, udah ngebet pengen nikah nampaknya ini, kwkwk

      apalagi kalau sore hari, pasti lebih asik di taman ini, pepohonan tinggi dan semilir angin

      Hapus
    3. Ah kang Sabda, Kang Jae tuh sedang mengungkapkan doanya :)

      Hapus
  6. Gak kalah nih sama wisata di bali. Apalagi ada gunung rinjani, jadi bisa sekaligus deh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mas gak kalah, bahkan lebih natural

      Hapus
  7. Kalo lombok destinasi wisatanya banyak banget termasuk taman raja ini

    BalasHapus
  8. Ah jadi terinspirasi pengen cerita soal jalan-jalan dahulu kala begini. Heheh. Keren bang day! Kalau nggak salah pernah baca taman narmada ini juga di blognya mas aris armunanto. Beheehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Aris pernah juga di Lombok, jadi tau banyak beliau

      Hapus
  9. Huwow, berasa jadi raja sehari dong ya kalau ke sini

    BalasHapus
  10. Bang, 15 bulan di Lombok, nyobain cuci muka di mata air yang bikin awet muda gak? Penasaran, manjur atau tidak. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha... gak mempan di saya mba. Udah mentok katanya, auto tua :D

      Hapus
  11. Kalau beneran airnya bisa bikin awet muda jadi bisa hemat ya mas. Ga beli skincare lg πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Psst.. nanti perusahaannya bangkrut mba

      Hapus
  12. Greget juga ya BD! Vocation in 15 month, hahaha... Semangat terus, buat menyajikan artikel wisata Nusantara Jejak BangDay! Adioss
    Salam Brother!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tepatnya sih 14 bulan 22 hari mas hehehe

      Hapus
  13. aah lombok yaa
    mau cari objek wisata apa hampir sama komplit dan menariknya dengan bali
    beruntung bang bisa berkunjung kesana :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kelebihan dan mungkin jadi kekurangan di Lombok adalah masih alami. Sayangnya fasilitas mck di lokasi wisata kadang alakadarnya mba, utamanya di pantai2 baru

      Hapus
  14. Tamannya luas sekali ya, wah kalau begitu sebenarnya taman ini tempat ibadah Agama Hindu ya? Tapi terbuka untuk umum.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk ibadahnya di Pura yang di puncak mas, area lainnya terbuka untuk umum

      Hapus
  15. saya perhatikan mana2 blogger dari malaysia yang datang ke Lombok pasti akan kunjungi taman ini. then ambil gambar di pintu gerbang terbuka. kemudian letak caption, i'm in Bali hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kebohongan publik namanya Cik hehehe

      Hapus
    2. kalau yang belum pernah samapi sini pasti akan percaya. kalau yang belum pernah, pasti akan percayaπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

      Hapus
  16. Waow....luas banget tamannya ya mas, sekalian bisa olahraga keliling taman seluas itu.
    Ada mata air yang bikin awet muda lagi, yang sudah mulai tua sangat direkomendasikan ke situ ya masπŸ˜‚✌
    He..he...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hati2 mba. Kalo kebanyakan minum airnya, malah berubah jadi anak2 lo hehehe

      Hapus
  17. Daerah timur sana nampak masih begitu luas dan alami...potensi wisata masa depan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Daerah barat dekat Batam banyak juga kan mas .. seperti yang di Tanjung Pinang

      Hapus
  18. bersih, rapi dan terpelihara….
    indah….

    BalasHapus
  19. saya belum pernah nih ke Taman Narmada Lombok, sepertinya asyik kalau kesini, soalnya tempatnya adem dan menenangkan. Mudah2an toilet disana ngak mampet akibat pembalut wanita yah bang. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul kang Nata. Adem untuk ukuran orang Lombok. Khawatir justru kang Nata ke sini tetiba ada toilet mampet #eh

      Hapus
  20. Taman ini sekaligus tempat ibadah ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, uutuk masyarkat Hindu yang ada di Lombok

      Hapus
  21. Mau ke Lombok huhuhu
    Baru denger nih Taman Narmada.. Sejuk dan adem bgt ya

    BalasHapus
  22. Wuihh pengen dong sesekali ke lombokπŸ˜†
    Sekalian juga pengen mampir ke taman narmada, minum air yg katanya bisa bikin awet muda hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah terwujud ke Lombok dan juga awet mudanya :)

      Hapus
  23. Lombok memang surganya pecinta wisata, pengen sekali ke sana sayang hanya sampai bali hehehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sayang sekali mba.. tinggal dikit lagi nyampe Lombok tuh

      Hapus
  24. Lihat bang day jalan2 kayak gini iri to the max deh, lah saya cuman jago kandang doang wkwk mudah2an ada langkah menjejakkan tanah ke Lombok, aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin mba smg terwujud ke sana.

      Saya karena dipindah2 ma bos jadinya bisa ke mana2. Hehehe

      Hapus
  25. Baca ini jadi pingin pulang ke Lombok, padahal belum setahun dari sana :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trims kunjungannya. Saya udh baca2 rumah baru mb Uphiet... keren2 travelingnya

      Hapus
  26. Baru tahu nih tentang Taman Narmada. Teman saya yang orang Lombok belum pernah cerita di blognya ... eh atau saya yang gak ngeh kali ya dia cerita.
    Btw. terima kasih sharing-nya Bang, Day.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagi orang Lombok ya dia biasa aja kali mba. Seoerti org Jakarta yang jarang bahas monas.

      Terima kasih kembali mba

      Hapus
  27. Jadi ingat waktu ke Narmada makan sate bulayak yg jual di dpn pura, juga waktu itu ada rombongan orang Bali yg sengaja beribadah kesana,...sayang sekali waktu itu nggak bawa perlengkapan renang jadi nggak tau rasa dingin segar kolam renangnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aih saya jadi teringat sate itu sekarang. Nyobain mata air awet mudanya gak mas ?

      Hapus
  28. Banyak banget yang bahas keindahan lombok y bang.. emang si lombok bagus banget buat yang pernah kesana.. jd wishlist ah buat kesana pas liburan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah nah.. ayo colek pak su untuk booking tiket

      Hapus
  29. Taman Narmada ini sekilas kayak tempat pemandian ya. Apalagi lihat kolam reanangnya yang lumayan luas. Dulu ga ada kolamnya kah? Taman ini untuk istirahat raja2 di musim kemarau? Kalau di musim penghujan gimana tuh? :D Aku baru sekali mampir ke Lombok, kepengen lagi ah kapan2 :)

    BalasHapus
Next article Next Post
Previous article Previous Post