Jumat, 31 Mei 2019

author photo
JejakBeDe.online - Kenangan Bertemu Bunga-Bunga Di Taman Bunga Keukenhof Belanda.


Beberapa hari lalu gak sengaja nonton film "Tulip Fever" di TV berbayar. Film drama ini berkisah tentang tokoh utamanya yang terpaksa menikah dengan seorang duda kaya.

Pernikahan ini berlangsung dengan kompensasi sejumlah uang untuk mengatasi kemiskinan keluarganya. Dalam perjalanannya tokoh utamanya jatuh cinta dengan pria lain yang berprofesi sebagai pelukis. Dari sini kisahnya jadi rumit tentunya.
"Bunga" di depan bunga di Taman Keukenhof


Biasanya sih saya kurang suka film drama. Namun karena ada unsur sejarahnya maka saya tertarik mengikuti film tersebut sampai tuntas. Cukup seru dengan ending di luar dugaan dengan cukup menguras emosi😊.

Latar belakang film Tulip Fever ini adalah kisah nyata demam Tulip pada abad ke-17 di Belanda. Saat itu dikenal sebagai era Tulipmania di mana harga Tulip mencapai nilai yang fantastis karena orang-orang rela menukarnya dengan apa saja.
Taman Bunga Keukenhof Belanda
Kalo ini hama di Taman Bunga Keukenhof Belanda

Karena film ini seketika saya jadi terkenang saat berkunjung ke Belanda beberapa tahun lalu. Pada satu sesi libur weekend, kami berkesempatan menyaksikan keindahan Tulip pada Taman Bunga Keukenhof Belanda.

Kenangan ini sangat berkesan karena kunjungan tersebut berlangsung pada bulan Mei seperti saat saya menonton film Tulip Fever tersebut.  Lebih berkesan lagi karena pada Mei saat itu saya juga merayakan ultah ke 17++ saya di luar negeri. Ceritanya di sini : Mondok Sebulan di Wageningen - Belanda


Taman Bunga Keukenhof Belanda

Taman Bunga Keukenhof Belanda tentunya isinya bunga, meski ada fasilitas wisata lainnya. Bunga sebenarnya dan bunga pake tanda kutip. Bunga sebenarnya kebanyakan jenis tulip. Bunga pake tanda kutip berasal dari berbagai bangsa😘😘😘.

Taman Bunga Keukenhof Belanda
"Bunga" Eropa di Taman Bunga Keukenhof Belanda

Pengunjung Taman Bunga Keukenhof Belanda memang berasal dari berbagai negara. Umumnya ingin menyaksikan pesona bunga Tulip di  taman bunga terbesar di dunia. Meski di Keukenhof ini tidak hanya ada Tulip, ada pula jenis Lily, Mawar dan lainnya.
Taman Bunga Keukenhof Belanda
"Bunga" Tropis di Taman Bunga Keukenhof Belanda


Pengunjung tentunya sangat ramai dan padat karena Taman Bunga Keukenhof Belanda hanya buka pada saat musim semi saja. Itupun hanya beberapa minggu, di akhir Maret hingga pertengahan Mei.
Saat ini Keukenhof sudah tutup dan akan buka kembali tahun depan tanggal 20 Maret s. d 10 Mei 2020.
Taman Bunga Keukenhof Belanda
salah satu pojok hamparan Tulip di Taman Bunga Keukenhof Belanda

Menurut literatur resmi pengelola Taman Bunga Keukenhof Belanda ini, di sini  terdapat sekitar tujuh juta kuntum bunga yang ditanam setahun sekali di taman tersebut. Setidaknya ada 40 orang ahli bunga yang mengelola penanamannya.
Taman Bunga Keukenhof Belanda
Sisi lain Taman Bunga Keukenhof Belanda


Meski buka sejak Maret, saat terbaik untuk melihat bunga-bunga di Taman Bunga Keukenhof Belanda ini disarankan pada pertengahan Mei. Ini karena Mei merupakan puncak mekarnya semua bunga. Dan ini nasib baik kami pula karena mengikuti training ke Belanda selama sebulan di bulan Mei.
Jejak terkait :

Keukenhof artinya kebun dapur atau "garden" yah. Taman Bunga Keukenhof Belanda ini terletak 40an kilometer sebelah barat daya Amsterdam. 
Taman Bunga Keukenhof Belanda
Maaf keindahan Tulip Taman Bunga Keukenhof Belanda terhalang teman-teman saya

Saat itu kami berkunjung ke sana dengan naik bus dari Wageningan.  Selama training saat itu kami memang tinggal di Hotel Von Wageningan. Letaknya sekitar 100an kilometer ke arah Tenggara Amsterdam. Butuh sekitar 2 jam perjalanan dengan bis.

Kami beruntung pula karena cuaca lagi cerah dan hangat saat itu. Biasanya suhu udaranya cukup dingin untuk ukuran kita yang berasal dari daerah Tropis. Meski bagi orang Belanda sudah dianggap hangat pada setiap Mei.

Jika kita berkeliling, pda beberapa pojok Keukenhof terdapat gambar-gambar tokoh terkenal dunia seperti Alberth Eistein.
Taman Bunga Keukenhof Belanda
Pojok Tulip Einstein

Sejarah Tulip dan Taman Bunga Keukenhof Belanda

Bunga Tulip saat ini menjadi lambang negara Belanda. Sebenarnya Tulip sendiri bukan bunga asli sana. Mengutip dari Tirto.id disebutkan bunga ini berasal dari Turki.

Ditanam pertama kali di Belanda pada tahun 1554 berasal dari benih yang dihadiahkan Kekaisaran Ottoman Turki. Benih tersebut untuk disebar ke seluruh Eropa.

Puncak penyebarannya pada tahun 1593 setelah seorang ahli Botani berhasil mengembangkan jenis Tulip yang mampu beradaptasi baik dengan iklim Eropa.
Taman Bunga Keukenhof Belanda
Sejauh mata memandang di Taman Bunga Keukenhof Belanda

Nah puncak demam Tulip  adalah era Tulipmania yang saya ceritakan di atas. Tulip menjadi barang mewah yang kemudian mendorong banyaknya spekulan pada perdagangan Tulip. Kondisi ini tergambar dengan baik pada film Tulip Fever tersebut.

Masuk abad ke 20, seorang calon walikota Lisse berinisiatif membangun sebuah taman untuk para perajin bunga memamerkan koleksi Tulipnya. Jadilah tahun 1949 ini sebagai cikal bakal berdirinya Taman Bunga Keukenhof Belanda.

Hanya dalam tempo 50 tahun Taman Bunga Keukenhof Belanda menjadi taman bunga terbesar di dunia yang menarik minat pengunjung dari berbagai belahan dunia. Kami sendiri saat itu bertemu beberapa rombongan pengunjung yang juga berasal dari Indonesia.
Taman Bunga Keukenhof Belanda
Perhatikan beberapa ras pengunjung Keukenhof

Di dalam Taman Bunga Keukenhof Belanda terdapat kincir angin yang juga menjadi maskot Belanda. Jadi jika kita berkunjung ke sini kita sudah dapat bonus photobooth dengan latar kincir angin. Selain itu terdapat sebuah taman labirin raksasa di dalam sini.
Taman Bunga Keukenhof Belanda
Kincir angin dalam Taman Bunga Keukenhof Belanda

Biaya Masuk

Biaya masuk ke Taman Bunga Keukenhof Belanda adalah 18 Euro untuk dewasa. Anak-anak usia 4-11 tahun dikenakan biaya 8 Euro. Usia di bawah 4 tahun gratis masuknya.

---0000---


Pah... papaaaahhh bangun udah sahur!!! Apa sahur? Wah ternyata cuman mimpi bisa bertemu Bunga-Bunga Di Taman Bunga Keukenhof Belanda 😁😁😁

This post have 61 komentar

Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel yah. Mohon maaf spam dan link aktif akan dihapus.
Terima kasih sobat...👍👍👍

  1. Mimpi yg menjadi nyata.. kapan saya bisa traveling luar negri. Apalagi gratis...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe...

      Insya Allah suatu saat pasti bisa Bang Eka. Sukses untuk bisnisnya yah

      Hapus
  2. Ke taman bunga ya ketemu bunga atuh bang day..;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pake tanda kutip bunganya mba hehehe

      Hapus
  3. Enak banget abang bisa langsung liat bunga tulip mekar, bagus banget ya. Dulu alm.ayah juga pernah lihat kebun bunga tulip mekar, tapi di Swedia. Duh, aku jadi pengen ke luar negeri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebetulan mb training tepat bulan Mei. Pas saat Keukenhof buka.

      Iya mb. Dari literatur yang ada memang Tulip tersebar dan populer seantero Eropa

      Hapus
  4. Tulisannya unik, endingnya kayak cerpen. Hehehe.
    Tulipnya cantik-cantik, jadi pengen ambil satu batang. Apa disediakan stand penjualan di sana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bunga tulip apa bunga pake tanda kutip ? 😍😍
      untuk membeli bunga Tulip adanya di pasar apung Amsterdam. Namun untuk membawa keluar Belanda harus ada izin imigrasi. Sama seperti di negara kita, untuk membawa tanaman keluar suatu kota harus lolos karantina tanaman

      Hapus
  5. Wah keren si abang, udah pernah ke Belanda, kira-kira kalau dibawa ke Indonesia boleh nggak itu bang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa aja jika ada izin karantina tanaman. Tapi hanya bisa tumbuh di daerah dingin bang

      Hapus
  6. Wah bunganya keren banget y bang.. jadi inget dulu ke taman bunga di lembanh aja dah seneng.. apalagi kalau k belanda hehrhr

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo bisikin pak suami liburan ke Belanda mba 👍👍👍

      Hapus
  7. wakakakaka, saya ngakak baca hama di taman bunga :D
    betewe, taman bunga kayak gini impian banget deh, emangnya gak bisa ya ditanam di Indonesia?

    Atau pakai bunga plastik juga bagus yak.
    JAdi pengen beli bunga plastik yang kayak gini, awet dan bisa dicuci hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo bukan hama anggap aja kumbang yang mencari bunga hehehe.

      Tulip hanya optimal tumbuh pada daerah yang dingin mba.

      Kalo bunga plastik emg awet dan mudah perawatannya ya... tapi kurang memberi nuansa segar. ya gak mba ?

      Hapus
  8. Wah bunga tulip :D
    ini klo di Indo pasti banyak yg foto2 trus ga dijaga tanaman bunganya:(
    miris deh klo mikir gini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Aldhi kayak yang sempat viral dulu yah, taman bunga rusak karena keinjak2 ma yang selfi

      Hapus
  9. Wah ituu .. ada 'hama' keren berada di rerimbunan bunga tulip.
    'hama'nya pakai jaket hitam dan seolah menyembul mengintip ladang bunga Keukenhof 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hama siap memangsa bunga yah hehehee

      Hapus
    2. 😅 ..
      Ngga sih ..
      Hama berjaket hitam itu aku percaya ngga galak suka memangsa, kok ..
      Tapi kalau mengigit sih, mungkin .. iyaaaa .. , hahhaa ..


      Betewe, lama amat tutup operasional kebun bunganya ya 🤔 ?.
      Apa mungkin kasi kesempatan biar bebungaannya tumbuh mekar lagi yaa
      .

      Hapus
    3. wkwkwk... menggigit dan menularkan rabies kali mas.

      Karena emang bunganya cmn mekar saat musim semi aja mas, jadi saat itu aja buka

      Hapus
  10. Kalo ada diindo pasti banyak yg nyabut nyabut sembarang saking bagus nya pas mekar 😃
    Kapan ya saya bs traveling keluar negri hehe semoga saja bisa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah pasti bisa mas. Coba aja gugling kursus-kursus singkat ke luar negeri

      Hapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. wahh bestnya pernah travel ke Belanda :D

    BalasHapus
  13. Mantap nih taman bunga tulipnya yang asli saya mah masi liat yg plastik di sini wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klo tempatnya termasuk dingin, coba aja nanam mba, bibitnya banyak jual jual di toko onlen tuh

      Hapus
  14. Saya pernah lihat bunga tulip waktu di Royal Tasmanian Botanical Gardens itu saja keren banget apalagi kalau lihatnya yg lebih banyak seperti di Taman Bunga Keukenhof pastinya lebih asyik ya Bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah area jelajah mas Aries lebih luas lagi, sampe ke Tasmania.

      Nti saya baca2 kisah mas Arif di sana yah.

      Btw dulu bisnis apa sampe tinggal di Ausi mas ?

      Hapus
  15. Jadi pengen ketempat ini, kapan Bang Day ngajak Asro nih?.. :) :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk cari undian yang hadiahnya ke Eropa mas Asro hehehe

      Hapus
  16. Banyak bule ya mas,..dan bunganya bikin mata srger melihatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bunga yang mana mas ? Yang pake tanda kutip yah 😏😏😏

      Hapus
  17. Wado.. bunga-bunganya bagus yak.. yang merah sama putih.. kalo ane bawa sekeluarga besar ke sana pasti pada ga mau pulang, semua minta foto-foto wokwokowkowkowkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo bisa direkayasa di tanam di negara kita keren tuh klo setiap agustusan mekar merah putihnya.

      Foto ma bunga tanda kutip mksdnya yah

      Hapus
  18. Foto keempat adalah perpaduan bunga sebenarnya dan bunga pake tanda kutip. Hehe.
    Bunga-bunganya cantik pisan. Saya blom pernah liat bunga tulis secara langsung. Di Indonesia, ada dimana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tulip bisa tumbuh di daerah dingin seperti pada pegunungan mba. Tapi saya gugling belum ketemu di Indonesia hehee

      Hapus
  19. neng bunga sepertinya lebih cantik dari tulipnya bang

    BalasHapus
  20. Aduh,sudah kriim komentar tapi jaringan mendadak error. Harus nulis lagi nih heheh

    Bang Day, makasih sudah kasih banyak foto bunga2 indah dengan gratis hehe. Kesimpulan dari tulisan ini adalah, dimana ada bunga di situ ada hama. Hati2 upsss

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaaha.... kesempatan deh dia wkwkwkw.

      Hapus
  21. Tadinya saya bertanya-tanya, bunga dalam tanda kutip itu apa. Walah, ternyata ...

    BalasHapus
  22. ketika berada di belanda 2 tahun lepas, saya tak sempat ke sini kerana kesuntukan masa. tambah pula saya datang ketika winter

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah sayang sekali yah waktunya tidak pas. Smg berikutnya Mak Cik bisa berkunjung ke sana

      Hapus
  23. jadi abang lebih suka bunga beneran apa bunga ras berbagai bangsa?

    BalasHapus
  24. Gak tau nih saya kok malah fokus ke foto cewe cewe dan bule nya ya? Wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eits bisa tidur di ruang tamu seminggu nih klo kebaca orang rumahnya

      Hapus
  25. Sehabis baca ini malah inget buku kumcer Kuntowijoyo, Dilarang Mencintai Bunga-Bunga. Hahaha.

    Mahal juga biaya masuknya, ya. Mana harus nunggu musim semi dulu. Betul-betul butuh persiapan kalau mau ke sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa resume dari buku itu mas Yoga ?

      Paling tidak nebeng acara kantorlah mas atau kalo ada kesempatan kuliah or kerja di sana jadi mudah berkunjung hehehe

      Hapus
  26. wah bagus bagus ya gan bunga nya, yang berkunjung juga rame banyak cewek cantik2, jadi pengen juga berkunjung ke taman bungan tsb tapi jauh banget di belanda ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba daftar kuliah atau kursus singkat ke belanda mas. Nah klo keterima bisa ketemu bunga2 cantik. Siapa tau jodoh :)

      Hapus
  27. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  28. Gagal fokus di bunga-bunganya mas hehehe

    BalasHapus
  29. Wah kenangan yg berkesan ya bang.

    Terus bunganya diajak ngomong ga itu bang? hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sempat ngajak ngomong english eh dianya malah elu gue wkwkw

      Hapus
  30. JAdi fokus ke foto-fotonya, indah banget

    asro.co.id

    BalasHapus
  31. wait, aku menggaris bawahi nonton dramanya dulu. nggak mewek sambil lap lap ingus kan? hahaha
    aku suka tulip dan lily, tapi sejauh ini hanya pernah pegang yang plastik dan kertas, haha. ngenes.

    BalasHapus
Next article Next Post
Previous article Previous Post