Selasa, 14 Mei 2019

author photo
Hotel Mercure Convention Centre Ancol

JejakBeDe - Bulan Madu yang gagal di Hotel Mercure Convention Centre Ancol. Setiap pasutri pasti punya momen bulan madu yang memorable. Menikmati masa-masa indahnya pernikahan berdua saja.  Bisa di awal pernikahan ataupun pada kesempatan tertentu lainnya.

Momen berbulan madu saya dengan istri di Hotel Mercure Convention Centre Ancol ini bisa dibilang hat trick kami. Tiga kali pada tiga tahun berturut-turut pada bulan yang sama. Gagalnya juga tiga kali 🀦‍♂️🀦‍♂️🀦‍♂️.
Jejak lainnya :

Alkisah selama tiga tahun berturut-turut kami mendapat kesempatan mengikuti kegiatan rutin tahunan kantor di Hotel Mercure Convention Centre Ancol. Pada kegiatan ini, ibu-ibu darma wanita perwakilan dari tiap kantor diharapkan hadir karena memiliki kegiatan khusus. 

Jika bapak-bapak agendanya adalah menyusun perencanaan tahunan, maka ibu-ibu materi acara sifatnya pengembangan diri. Mungkin juga ada materi bagaimana membaca gelagat aneh para suami, hehehe.

Jadilah saya dan istri menghadiri acara tersebut selama 4 hari. Tentunya setiap peserta mendapat kamar bersama istrinya. Kata saya ke istri anggaplah ini bulan madu kita yang belum kesampaian 😘😘😘.

Kalo yang masih jomblo pada kegiatan ini ? lobi di Hotel Mercure Convention Centre Ancol ini luas kok... Hehe. 
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Lobi Hotel Mercure Convention Centre Ancol yang luas dan elegan

Saat kita masuk, desk resepsionis ada di sebelah kanan. Tampilannya mewah dan elegan. Foto desk resepsionis Hotel Mercure Convention Centre Ancol di bawah ini saya ambil pada malam hari, karena siang hari saat kami check in padat banget. Ada sekitar 600 peserta yang hadir bersamaan. Kebayangkan crowdednya. 
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Meja resepsionis pada Hotel Mercure Convention Centre Ancol

Menuju kamar kita bisa menggunakan lift yang di kanan lobi atau yang arah kiri dari lobi. Lift yang di kiri hanya sampai pada lantai 5. Jika kamar kita pada lantai 5 ke atas, maka kita harus menggunakan lift yang di arah kanan lobi. Pada setiap lantai depan lift ini terdapat kursi dengan backdrop yang modern-minimalis. Warnanya eye-catching lo.
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Kursi santai depan lift Hotel Mercure Convention Centre Ancol

Kursi ini mungkin untuk menunggu jika antrian di lift cukup banyak. Yang jelas bukan untuk area merokok, karena tidak ada asbak dan emang dilarang 😁.
Baca juga yah :

Tanda-tanda bulan madu akan gagal terlihat saat kami masuk kamar. Panitia memberikan kami  jatah kamar double bed wkwkwkw. Kayak lagi nginap bukan ma istri sendiri yak 🀦‍♂️🀦‍♂️🀦‍♂️.
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Kamar dengan doulbe bed Hotel Mercure Convention Centre Ancol

Padahal desain kamar Hotel Mercure Convention Centre Ancol ini cukup menawan dengan backdrop bednya yang berwarna syahdu. Terdapat lampu baca di kiri-kanan bed dengan tampilan yang modern. Tentunya dengan bed terpisah susah mendapat kehangatan. Psst.

Pada pojok depan tempat tidur terdapat meja kerja dilengkapi lampu baca dan 1 set tea-coffe set. Pada bagian bawahnya terdapat kulkas mini yang biasa disebut mini bar. Isinya kosong pastinya, karena panitia gak pengen tekor😁. Adapun dekat jendela  terdapat sebuah sofa untuk bersantai, menikmati view ke arah luar kamar.
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Meja kerja dengan kelengkapannya

Setelah meletakkan koper  dan barang bawaan, mulailah kami membaca toolkit dari panitia untuk mengecek tentatif agenda. Bayangan kedua kegagalan untuk bulan madu makin terlihat. Setiap hari acara dimulai pukul 6 pagi berupa senam bersama. Seterusnya agenda harian secara marathon yang berakhir pukul 9-10 malam.
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Sofa 

Hanya ada waktu untuk ishoma saja. Kalo dengan jadwal sepadat ini, naga-naganya masuk kamar langsung ngorok deh. Syukur-syukur masih sempat ngobrol atau sekedar  say hello ma pasangan.

Selama tiga tahun kami juga selalu mendapat kamar pada sisi yang sama. Viewnya yah sama terus jadinya. Dari jendela kamar pemandangan yang tampak adalah pantai Ancol ke arah timur. Pemandangan dari sini baik saat sunset maupun senja cukup keren kok.
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Ny. Bede sedang menikmati view pantai Ancol

Pemandangan dari sini baik saat sunrise maupun senja cukup keren kok. Saat sunrise kita bisa menikmati semburat mentari pagi yang indah. Pada saat malam, kerlip lampu kota Jakarta menjadi hiburan mata.
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Semburat mentari pagi
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Pantai Ancol pada malam hari dari jendela yang sama

Oh iya untuk menuju Hotel Mercure Convention Centre Ancol kita bisa menggunakan taksi online atau juga ojol dari arah mana saja di Jakarta. Kalo dari bandara Soetta tarifnya sekitar 100-150 ribu rupiah. Saat di pintu masuk kita akan dikenakan bea masuk 20 ribu rupiah untuk taksi online dan 15 ribu rupiah untuk ojol.
 Jejak tips :

Beres menata koper dan perlengkapan. Saatnya mandi... Lumayan luas kamar mandinya yang terbagi menjadi ruang wastafel dan dua bilik kaca yang terpisah, untuk toilet dan untuk shower. Nuansa warnanya senada dengan backdrop bed pada kamar. 
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Wastafel dalam kamar mandi

Pada kamar yang kami tempati tidak terdapat bath tube. Saya bersyukur sih karena biasaya susah membedakan bath tube dengan  bed cover🀦‍♂️.
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Bilik kaca untuk toilet dan shower

Pagi hari, sebelum jadwal senam bersama saya dan istri jogging di sekitar hotel Mercure ini. Ternyata peserta lain banyak juga yang memanfaatkan waktu berkeliling di area Ancol. Serasa sedang mengikuti family gathering tapi tanpa anak-anak.
Saat foto ini diambil istri saya sebenarnya lagi hamil 6 bulan, tapi yang buncit saya 😁

Sebenarnya di bagian belakang Hotel Mercure Convention Centre Ancol terdapat taman untuk bersantai dengan dua buah kolam renang, untuk dewasa dan anak-anak. Sepertinya ini menjadi alasan banyak tamu lain yang datang menginap bersama anak-anaknya. Seketika kami jadi kangen anak-anak kami di rumah.
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Area taman menuju kolam renang di belakang Hotel Mercure Convention Centre Ancol

Bagi tamu yang malas jalan pagi berkeliling di sekitar Hotel Mercure Convention Centre Ancol, terdapat pusat kebugaran di lantai dasar dekat lobi. Cuman fasilitasnya terbatas. Agak aneh juga sih hotel sebesar Mercure ini, sarana kebugarannya kecil. Hanya terdapat dua buah treadmill dan fasilitas tambahan lainnya.
Hotel Mercure Convention Centre Ancol
Ruang kebugaran Hotel Mercure Convention Centre Ancol

Lepas sarapan acara dimulai. Saat pembukaan acara saya dan istri masih digabung. Setelah itu kami menjalani agenda masing-masing dan baru bertemu lagi di kamar pukul 10an malam. Dan pastinya langsung ngorok. Demikian selama tiga tahun berturut-turut pada acara yang sama.

Wajarkan yang saya memberi judul bulan madu yang gagal saat saya dan istri selama 4 hari 3 malam menginap di Hotel Mercure Convention Centre Ancol. Betewe apapun itu kami syukuri bisa mendapat kesempatan menambah wawasan dalam acara yang digagas panitia kantor pusat.

This post have 30 komentar

Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel yah. Mohon maaf spam dan link aktif akan dihapus.
Terima kasih sobat...πŸ‘πŸ‘πŸ‘

  1. lha bang, masa yang jomblo tidur di lobi? hahaha...
    keren sebenarnya interiornya, ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kan daripada di kolam renang :D

      Ornamennya ok mba. Tapi gak sempat dinikmati maksimal 😁

      Hapus
  2. Lalu, ..., dikasih double bed begitu, masih juga gagal bulan madu berduaan dikamar ?, wwwkkkk ..
    *kepo mode:ON*

    Caption fotonya bikin ngakak .., itu kenapa ya perut BeDe kelihatan ada 'sesuatu' :o ?.
    Abis kekenyangan ngabisin menu breakfast all you can eat yaaach ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu abis maen futsal mas, tru bolanya saya umpetin dibalik kaos

      Hapus
  3. Bagus hotelnyaa
    Halah gampang bang, tinggal digeser biar bed nya jadi menyatu HAHAHAHAHA

    Kasian banget jomblo disuruh main di lobi wkwkwk
    Mungkin maksudnya biar bisa godain mbak-mbak resepsionis nya kali ya bang?
    :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kok saya gak kepikiran geser2 bednya yah hahaha.

      Nah itu dia, pasti para jomblo betah di lobi :D

      Hapus
  4. bulan madu gagal di hotel enggak apa-apa mas,..asal jangan gagal cintanya aja,..ea

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bulan madu gagal? Heem pasti ada yang nggak beres nih...

      Masa... Sudah dandan rapi sesampainya di hotel baluan madunya gagal?

      Hapus
    2. eaa eaaa.. mas Kuanyu jago gombal jg yah :D

      Hapus
    3. @mas Asnaji.. gitu deh heheheh

      Hapus
  5. yah sedih donk bang day akhirnya kaga jadi bulan madu.. tenang masih banyak waktu.. hehehhee agendakan kembali

    BalasHapus
  6. aww...so sad...
    however, amazing views

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trims empatinya mba.. ya hiburannya dapat menikmati view yang keren hhehe

      Hapus
  7. lain waktu dan lain tempat, mungkin lebih asyiiik.

    # Hermaprodit istilah untuk satu mahluk, tapi punya dua kelamin: jantan dan betina

    ## bilateral gynandromorph...> Istilah untuk satu mahluk, satu oragan kelaminnya, tapi separuh jantan dan separuh betina...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah mas Erlambang.

      Btw trms penjelasannya ttg hermaprodit dan bilateral gynandromorph yang adri artikel mas Erlambang sendiri

      Hapus
  8. Aneh jg hotel semewah itu kok treadmill hny 2 apa krg peminatnya atau ga ada anggaran? Btw, nice info, lbh tepatnya bln madu yg tertunda, blm rezekinya sj, pasti diganti yg lbh baik. Oh ya, sy follower blog baru masbro ya. Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dugaan saya karna segmen tamu hotel lebih banyak yang datang untuk berlibur menikmati pantai Ancol. Jadi tidak banyak yang akan menggunakan fasilitas kebugaran.

      Trims kunjungannya mas Vicky. Salam kenal kembali

      Hapus
  9. itu dari yang 600, jomblonya berapa persen bang? Kebayang itu lobby penuh sama yng jomblo atuh ya kalo masih banyak yg jomblo mah, jadi ajang cari jodoh tuh wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang jomblo 5%, dan itu didominasi cowok mas, jadi susah cari jodoh sesama peserta hehehe

      Hapus
  10. Saya itu sering lewat di depan hotel ini, ternyata dalamnya megah juga ya.
    Wah kasihan itu naga-naganya ya, nganggur jadinya :)

    BalasHapus
  11. Mudah2an istrinya gak kecewa ya bang bulan madunya batal, next staycation aja biar dipersiapkan secara matang dan istri pun senang :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang kami baru punya baby, jadi sepertinya masih sulit untuk merencanakan bulan madu lagi hehehe

      Hapus
  12. Turut berduka cita atas kegagalan ini, mending sih orangmah bisa gagal bulan madu, nah klo jones, gagal aja belum pernah.. hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkw.. bisa aja mas. gagalnya lom ketahuan aja wkwkwk

      Hapus
  13. hahahaha.....cara Mas mereview Hotelnya keren banget Mas, bikin saya ngakak,hahahah.....

    saya pikir tadi saya bakal, bosan membacanya, ternyata tidak FERGUSO, hahahah........

    Awalnya saya kepo kenapa bulan madunya gatot, pas baca..ternyata jadwal kegiatannya lah yang menjadi biang kerok,hahahah........

    disana ada LOBI buat PARA JOMBLO yah, huahahaha.....jng baper yah,buat teman2 yg MASIH JOMBLO... :) #PEACE

    BalasHapus
  14. Sungguh review yang sangat bermanfaat lagi menghibur. Bikin haha hihi dr awal sampe akhir πŸ˜‚

    BalasHapus
  15. Semoga kapan2 nggak gagal lagi ya Mas, hihihi...

    BalasHapus
  16. wkwkwkwkw... sayang bangettt nih.
    Istrinya udah hamil 6 bulan, setelah anak lahir, kalau gak pandai2 mengambil waktu luang, bakal tunggu lagi setelah anak berusia 7-8 tahun hahahahaha

    Btw saya baru nemu blog ini, keren deh.
    Biasanya saya nyasar di blog mengenai angin dll hahahaha

    BalasHapus
Next article Next Post
Previous article Previous Post