Rabu, 03 Oktober 2018

author photo

Mondok di Quest River Apartement Brisbane - Sabtu 28 September 2018 pukul 10.30 waktu Australia rombongan kami mendarat di Kota Brisbane.  Dengan bis dan di pandu mas Firman selaku pemandu kursus, kami kemudian diantar ke Quest River Apartement Brisbane.

Quest River Apartement nantinya akan kami tempati selama mengikuti kursus di Brisbane Australia. Oh iya, perjalanan hingga Mondok di Quest River Apartement Brisbane ini merupakan rangkaian dari cerita saya pada artikel sebelumnya.
Baca :
Sepekan Menyepi di Hotel Padma Bandung dan Menikmati Jamuan Makan Malam di Kedubes Australia
Rasa lelah kami setelah menempuh perjalanan 6 jam Jakarta - Sydney dan 1,5 jam Sydney - Brisbane berganti dengan rasa penasaran untuk segera berkeliling Kota Brisbane. Di terminal kedatangan Bandara Brisbane mas Firman telah menunggu kami.

Oh iya mas Firman adalah mahasiswa program doktoral di Queensland University yang merupakan  welfare officer selama kami mengikuti kursus singkat dari Australia Award.

Sesaat setelah landing di Brisbane - Australia

Dari Bandara Brisbane  ke Quest River Apartement Brisbane ditempuh kurang lebih 30 menit dengan bus, melewati jalan yang lengang, jauh dari kata padat apa lagi macet. Terlihat sekali kota ini ditata dengan baik. Di sepanjang perjalanan tidak henti-hentinya mas Firman meladeni pertanyaan kami yang begitu menggebu-gebu soal Brisbane dan Australia.

Menurut mas Firman yang juga ketua perhimpunan pelajar Indonesia di Queensland, Brisbane ini merupakan ibukota dari negara bagian Queensland. Jika kita lihat di peta Australia, Brisbane berada di sisi timur dari Australia.

Tak terasa, tibalah kami di Quest River Apartement. Dengan google, saya mendapat informasi jika Quest River Apartement  merupakan bagian jaringan hotel dan apartemen milik Quest.
Quest River Apartement Brisbane - Australia


Quest sendiri memiliki hotel dan apartemen pada delapan kota di Australia, tiga kota Selandia Baru dan satu di Fiji. Adapun  Quest River Apartement di Brisbane merupakan apartemen dengan style hotel.

Quest River terletak di city istilah yang digunakan di Brisbane untuk menyebut pusat kota.

Quest River Apartement di Brisbane mampu menampung 55 tamu dengan layanan apartemen tipe studio, satu, dua dan tiga kamar tidur. Semuanya dilengkapi standar layanan hotel dengan fasilitas kitchen set dan fasilitas mesin cuci.

Kami kemudian didistribusi dalam apartemen dengan ruangan dua kamar dan tiga kamar. Saya sendiri mendapat ruangan di lantai delapan dengan dua kamar untuk saya tempati bersama seorang teman dari Jakarta.

Saat masuk yang pertama kita temui adalah ruang utama atau shared room. Shared room pada Quest River Apartement yang saya tempati cukup luas, dengan satu set sofa dengan TV flat dan satu set meja makan. Shared room ini merupakan akses ke balkon dan dapur yang sangat lengkap peralatannya.
Quest River Apartement Brisbane - Australia
Shared room pada Quest River Apartement

Dari Shared room, terdapat koridor yang menghubungkan ke kedua kamar yang ada dan ruangan kamar mandi luar. Pada kamar mandi luar ini terbagi menjadi area untuk shower dan area untuk mesin cuci dan pengering pakaian dan juga kelengkapan untuk menyetrika pakaian.

Quest River Apartement Brisbane - Australia
Kamar mandi luar

Quest River Apartement Brisbane - Australia
Fasilitas mesin cuci dan pengering serta setrika

Dua kamar tidur yang ada berbeda ukuran. Kamar yang saya tempati lengkap dengan kamar mandi dalam dan ruangan lemari pakaian. Sedang teman saya menempati kamar tidur tanpa kamar mandi. Tentunya dia akan menggunakan kamar mandi luar tadi.

Quest River Apartement Brisbane - Australia
Kamar tidur utama  di Quest River Apartement
Quest River Apartement Brisbane - Australia
Kamar mandi dalam
Oh iya, di semua tempat di Australia menganut sistem toilet kering, jadi jika mau basuh hanya ada tisu. Tidak ada keran selang air ataupun gayung seperti toilet di negara kita. Pada bagian ini saya masih kurang terbiasa. Jadi kemana-mana saya membawa tisu basah. Hehe.
Quest River Apartement Brisbane - Australia
Ruang lemari pakaian

Bagaimana dengan dapurnya ? Quest River Apartement Brisbane menyediakan konsep kitchen set yang lengkap, mulai dari kompor induksi, oven pemanggang, microwave, mesin cuci piring hingga kulkas. Bagian yang saya suka adalah mesin cuci piringnya hehe. Pantesan istri saya selalu menyebut-nyebut mesin cuci piring ^_^.

Di semua kamar mandi telah dilengkapi dengan peralatan mandi seperti sabun mandi, shampo dan handuk, kecuali sikat gigi.
Quest River Apartement Brisbane - Australia
Kitchen set pada Quest River Apartement Brisbane
Di sisi kiri kitchen set terdapat pintu mengarah ke balkon. Balkon pada Quest River Apartement Brisbane selain untuk bersantai juga sebagai area merokok. Dari balkon pada ruang apartemen kami, kita bisa melihat ke arah kolam renang di lantai lima.

Lantai lima memang merupakan sosial floor, selain kolam renang terdapat gym dan ruang lobi mini.

Quest River Apartement Brisbane - Australia
Balkon pada Quest River Apartement Brisbane
Untuk saat ini saya belum nyaman nongkrong di balkon. Suhu udara di luar masih terlalu dingin bagi kita orang Indonesia. Meski sudah spring, suhu di Brisbane masih berkisar 16 derajat celcius. Belum lagi angin yang cukup kencang. Ngilu di tulang.
Quest River Apartement Brisbane - Australia
Kolam renang  pada Quest River Apartement Brisbane

Setelah masuk apartemen, hal selanjutnya adalah mengatasi lapar. Sudah pukul 1 siang, memang saat nya makan yah. Saya dan teman mulai mengeluarkan perbekalan yang kami bawa dari Jakarta, mulai dari beras, mie instan, kopi scahet hingga bumbu siap saji.

Pertahanan hidup di Quest River Apartement

Beras ini kami bawa langsung dari Jakarta hehe

Teman-teman peserta kursus yang lain sepertinya sibuk masak untuk makan siang.

Sesuai kesepakatan, setelah makan siang mas Firman akan menunjukkan beberapa tempat di sekitar Quest River Apartement Brisbane - Australia yang mungkin akan kami akses selama beberapa hari ke depan seperti ATM, swalayan, jalur bus dan lainnya.

Yang pertama kami tuju adalah swalayan yang menyediakan bahan makanan dan juga sayuran.
Quest River Apartement Brisbane - Australia
Masak masak sendiri....

Berapa kali kunjungan ke luar negeri  yang tentunya dalam rangka menuaikan tugas negara seperti dalam cerita Berkunjung ke Istanbul - Turki, Kota Dua BenuaMengelana sebulan di Belanda dan Tugas Negara sambil Wisata di Singapura, ini adalah kegiatan saya yang mengharuskan saya masak-masak sendiri.

Awalnya agak khawatir tidak sempat masak karena jadwal kursus yang padat. Ternyata kenikmatan tersendiri bisa masak saat Mondok di Quest River Apartement Brisbane - Australia.

This post have 43 komentar

Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel yah. Mohon maaf spam dan link aktif akan dihapus.
Terima kasih sobat...👍👍👍

  1. Aku juga paling nggak bisa pke toilet kering, sungguh. Demi apa mesti bawa botol, wkwkwk
    Mayan juga ya fasilitas quest river Apartement Brisbane

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malah awalnya kita mau nyari gayung mba. hehe
      Iya alhamdulillah daapt yang komplit fasilitasinya

      Hapus
    2. heeemm...potonya kok selalu membelakangi kamera sih Mas...

      Hapus
    3. hahaha, kata istri saya, ini pose paling ganteng 🤣🤣🤣

      Hapus
  2. Keren dan mantap banget bang Day sering dapat tugas dari perusahaan ke luar negeri.
    Waah asik banget tuh, bisa mampir travelling ke banyak lokasi.

    Sukses ya, bang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak sering juga mas. cmn beberapa kali aja :)

      Makasih yah

      Hapus
  3. wah fasilitasnya lengkap ya. mantap amunisi bumbunya. hahaha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Takut kelaparan di negeri orang mba :)

      Hapus
  4. Waduh harus workshop dulu nih pake toilet keringg... gilaakkk apa apa pake tisu :(, andaikan ada teknologi... jadi air dan tisu tidak pakai lagi, semua serba teknologi wihh... tapi bersihin kalo BAB itu pake teknologi gimana dah wkwk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas.. agak2 gmn gitu ngelap pake tisu

      Hapus
  5. Waah ga perlu jajan yaa mas kalau sudah ada kitchen set nya lengkap..
    bisa hemat sekalian belajar masak hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba. Apapun jadi hehhe. Jadi rajin masak kami di sini :)

      Hapus
  6. Bang Day, saya hanya bisa bilang kapan saya jalan-jalan seperti ini hehhee, sebelumnya ke Belanda, saat ini Australia, wah semakin kagum saja sama bang Day.

    Kagum mas... luar biasa @

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agak dilema bang. Saat ke sini, justru orang tua terkena gempa di Palu. Dan saat ini mereka terpaksa mengungsi

      Hapus
    2. Wah ya benar...orang tua sehat dan baik-baik saja bang?

      SEMOGA SEMUANYA BAIK-BAIK SAJA YA BANG

      maaf saya berkunjung dengan akun ini, karakabu saya off kan sejenak (ide lagi mandek heheh)

      Hapus
  7. Wah mantapp mas, jadi punya sedikit gambaran mengenai Negara Australia nih..Mantap doain saya mas supaya segara bertandang ke australia dalam waktu dekat ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin mas. Smg lancar urusannya menuju sini

      Hapus
  8. Sungguh, saya juga ingin punya mesin pencuci piring, hehehe.
    Semoga sukses selalu, kerja sambil travelling adalah salah satu kebahagiaan dalam hidup, kata saya, hihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Smg terwujud mba :)

      Rezeki gak akan tertukar. Suatu saat pasti bisa berkeliling dia. Aamiiin

      Hapus
  9. kayaknya kalau harus pakai toilet kering saya ga bisa... rasanya aneh aja kayak ada yg kurang gitu hahahaah....😂

    BalasHapus
  10. Wah keren Bang Day... tapi suhunya 16 derajat celcius ya, kayaknya saya bisa pilek tiap hari ini mah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada yang sampe mimisan darah Bang Doel 🤦‍♂️

      Hapus
  11. pengalaman yang menarik bisa ke sana yah, di hotel quest pula, perusahaan ternama , awas ada yg ketinggalan bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apartemen ini sudah jadi langganan pelaksana kursus ini.
      Paling kalo ada yang ketinggalan tagihan utang 😁😁😁

      Hapus
  12. Oh ya, ke Australia, makanya nggak bisa bawa abon ya. Iya sih, kalau pergi begini harus bisa masak ya. Mahal kalau jajan terus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bawa abon bisa asal yang pabrikan. Iya mba, kalo makan di luar rada boros

      Hapus
  13. Dengan fasilitas dapur seperti ini, bisa masak-masak. Komplit bekalnya. sampai bawa beras juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masak-masaknya banyak mie instan mba. Aku tanpa nasi butiran debu jadinya hehehe

      Hapus
  14. wah kapan ya ane bisa jalan jalan ke australia, sepertinya sulit banget :D hanya bisa menghayal gan kalau ane wkwkwk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba gugling shot course Australia Award bang... banyak peluang di sana

      Hapus
  15. keren banget hotelnya ya bang.. tar ajak2 temen blogger main kesana bang.. skalian biar banyak dapat potongan hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ntar mba, kalo say dapat warisan dari Trump hehehe

      Hapus
    2. hahah siap qaqa.. btw salut dan hebat liat mesin cucinya kaya gambar di pinterest ternyata disana keren abiz yaa hotelnya jauh am yang di indonesia ckck

      Hapus
  16. kursus eperti ini mengasyikkan , selain belajar secara kontektual juga ada pengalaman mengenal berabagai budaya bangsa lain

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, banyak hal yang bisa kita pelajari langsung

      Hapus
  17. Kalau hotel pasti lengkap, tapi yang menyediakan fasilitas masak bagaikan di rumah sendiri itu yang paling asik. Biasanya memang disediakan untuk pekerja overseas seperti kami yang perusahaannya memiliki cabang hingga 40 negara (pusatnya di Kanada). Kalau mau dibanding memang tidak se indah rumah sendiri yang mampu melindungi diri kita lebih privasi he he he

    BalasHapus
  18. wuiih skrg lg di Australia nih ceritanya Bang...

    BalasHapus
  19. Asyik banget sih bang, semua lengkap, pemandangan cakep pula.
    Btw tinggal di apartemen sebenarnya lebih asyik ya ketimbang hotel, lebih lengkap perlengkapannya :)

    Jadi bisa masak nasi juga hahaha

    BalasHapus
  20. sungguh pengalaman yang masuk dalam salah satu bucket list saya mas! :)

    BalasHapus
  21. Suka banget sama desain shared roomnya, terutama desain lantainya, kalau saya seandainya ada keberuntungan libur ke australia mungkin saya lebih memilih tidur di mushola ketimbang sewa apartement, jadi ngirit gitu.. wkwkwk

    BalasHapus
Next article Next Post
Previous article Previous Post